- Gelombang kekerasan kartel pecah setelah kematian pemimpin CJNG, memicu kerusuhan brutal di Meksiko.
- Otoritas menangguhkan pertandingan sepak bola di Guadalajara dan Queretaro akibat memburuknya kondisi keamanan.
- Kekerasan ini menimbulkan kekhawatiran bagi tuan rumah Piala Dunia 2026 serta dampak buruk pada pariwisata.
Suara.com - Kota Guadalajara, Meksiko, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia 2026, mendadak dilanda gelombang kekerasan kartel narkoba.
Situasi ini memicu kekhawatiran warga menjelang perhelatan akbar yang akan digelar Juni–Juli mendatang.
Kerusuhan pecah setelah pemimpin Kartel Jalisco New Generation, Nemesio El Mencho Oseguera, tewas dalam operasi militer sekitar 130 kilometer dari Guadalajara.
Kematian salah satu buronan paling dicari di Meksiko dan Amerika Serikat itu memicu aksi balasan brutal dari kelompok kriminal.
Bentrok antara kartel dan aparat keamanan dilaporkan menewaskan sedikitnya 57 orang di berbagai wilayah Meksiko, termasuk tentara dan anggota kartel.
Aksi pembakaran bus, penutupan jalan raya di 20 negara bagian, serta perusakan fasilitas umum memperparah situasi.
Akibat kondisi keamanan yang memburuk, otoritas setempat menangguhkan pertandingan sepak bola di Guadalajara dan negara bagian Queretaro.
Jalanan kota pun tampak lengang, sekolah diliburkan, dan banyak pelaku usaha memilih menutup toko.
Padahal beberapa hari sebelumnya, pejabat keamanan Jalisco menyatakan Guadalajara dalam kondisi damai.
Baca Juga: Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko berupaya memastikan keamanan tetap terjaga.
Pemerintah negara bagian Jalisco akan mengerahkan drone, perangkat anti-drone, serta sistem pengawasan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengamankan pertandingan.
Namun, bayang-bayang kekerasan tetap menghantui. Guadalajara tercatat sebagai kota dengan jumlah orang hilang terbanyak di Meksiko akibat kekerasan terkait narkoba.
Data resmi menunjukkan 12.575 orang dilaporkan hilang di Jalisco, lebih dari separuhnya berasal dari wilayah metropolitan Guadalajara.
Dilansir dari Al Jazeera, Seejumlah aktivis keluarga korban orang hilang menyuarakan keberatan atas penyelenggaraan Piala Dunia di kota tersebut.
Mereka menilai perayaan sepak bola kontras dengan penderitaan yang masih berlangsung.
Berita Terkait
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI
-
Dick Advocaat Mundur, Eks Pelatih Calvin Verdonk Tangani Curacao di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United