-
Jesus Casas resmi melatih klub Lion City Sailors dengan kontrak berdurasi dua tahun.
-
Mantan pelatih Irak ini sempat menjadi incaran Timnas Indonesia sebelum bergabung ke Singapura.
-
Casas diharapkan membawa Lion City Sailors berprestasi di level liga domestik dan Asia.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia Tenggara mengenai masa depan pelatih asal Spanyol, Jesus Casas.
Mantan arsitek tim nasional Irak tersebut kini telah resmi memiliki pelabuhan baru untuk melanjutkan karier kepelatihannya.
Klub raksasa asal Singapura, Lion City Sailors, mengumumkan secara resmi perekrutan Casas sebagai manajer utama mereka.
Keputusan ini mengakhiri berbagai spekulasi yang sempat menghubungkan namanya dengan posisi pelatih di Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Casas menjadi kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert sebelum PSSI akhirnya menjatuhkan pilihan kepada John Herdman.
Pengumuman kerja sama antara kedua belah pihak dilakukan secara terbuka pada hari Senin, 23 Februari 2026.
Klub papan atas Singapura tersebut mengikat jasa pria berusia 52 tahun itu dengan durasi kontrak dua musim.
Pihak manajemen Lion City Sailors menegaskan bahwa Casas adalah sosok yang tepat untuk menjaga takhta domestik mereka.
Selain mengejar trofi di kompetisi lokal, klub tersebut sangat berambisi untuk meningkatkan prestasi di kancah regional.
Baca Juga: Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
Kedatangan Casas diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi performa tim saat berlaga di level kontinental musim depan.
Mengganti Posisi Aleksandar Rankovic
Langkah strategis ini diambil setelah manajemen klub memutuskan berpisah dengan pelatih sebelumnya, Aleksandar Rankovic.
Perpisahan dengan pelatih asal Serbia tersebut terjadi pada awal Februari akibat hasil mengecewakan di ajang Asia.
Langkah Lion City Sailors terhenti secara prematur dalam fase grup kompetisi bergengsi AFC Champions League Two.
Mereka hanya mampu berada di peringkat ketiga Grup G, kalah bersaing dari Persib Bandung dan Bangkok United.
Hasil tersebut dianggap sebagai kemunduran besar mengingat status mereka sebagai mantan finalis pada edisi sebelumnya.
Padahal, Rankovic sebenarnya baru saja memberikan kado perpisahan berupa trofi Piala Singapura yang ketiga kalinya.
Selama masa baktinya yang berjalan 2,5 tahun, ia juga sukses menyumbangkan satu gelar juara liga domestik.
Kini, tugas berat untuk mempertahankan tren juara tersebut sepenuhnya berpindah ke pundak Jesus Casas pekan ini.
Casas dijadwalkan akan segera memimpin sesi latihan perdana bersama para pemain barunya dalam waktu dekat ini.
Laga debutnya diprediksi akan menyita perhatian saat bersua Albirex Niigata Singapore pada akhir Februari di Stadion Jurong East.
Analisis Pengamat Sepak Bola Asia
Penunjukan mantan asisten pelatih Spanyol ini memicu berbagai reaksi positif dari sejumlah pengamat sepak bola regional.
Editor SailorFanTalk, Tan Chin Heng, menyebut langkah ini tidak mengejutkan karena Casas sempat dikaitkan dengan kursi pelatih timnas Singapura pada 2025.
Reputasi Casas memang sangat harum di Asia berkat pencapaian luar biasanya saat menukangi tim nasional Irak.
Ia tercatat melatih Irak sejak akhir 2022 hingga April 2025 dengan memberikan progres permainan yang sangat signifikan.
Salah satu prestasi paling diingat adalah saat ia membawa Irak menumbangkan raksasa Jepang dengan skor tipis 2-1.
Di bawah tangan dinginnya, Irak sukses menyapu bersih kemenangan atas Vietnam dan Indonesia di fase grup.
Keberhasilan tersebut membuat Irak lolos sebagai juara grup untuk pertama kalinya sejak prestasi serupa pada tahun 2007.
Meski langkah mereka terhenti dramatis oleh Yordania di babak 16 besar, kualitas permainan Irak tetap dipuji luas.
Kesuksesan tertingginya bersama negara Timur Tengah tersebut adalah saat berhasil merengkuh gelar juara Arabian Gulf Cup 2023.
Pengalaman internasional Casas tidak perlu diragukan karena ia pernah bekerja di kompetisi seketat Premier League Inggris.
Koneksi Spanyol dan Masa Depan
Sebelum berkelana ke Asia, ia merupakan bagian dari staf kepelatihan Watford FC pada medio tahun 2018 lalu.
Setelah itu, ia naik kelas menjadi asisten pelatih tim nasional Spanyol untuk mendampingi sosok legendaris Luis Enrique.
Kombinasi taktik Eropa dan pemahaman mendalam tentang sepak bola Asia menjadi modal utama Casas di Singapura sekarang.
Manajemen klub percaya bahwa visi bermain yang dibawa Casas akan sangat cocok dengan karakter para pemain Sailors.
Dunia sepak bola Singapura kini menantikan apakah tangan dingin Casas mampu membawa Lion City Sailors terbang tinggi.
Kehadiran sosok kelas dunia seperti Casas tentu akan menaikkan nilai jual dan kompetitivitas liga sepak bola Singapura secara umum.
Para pendukung setia Lion City Sailors berharap pelatih baru mereka bisa segera memberikan trofi pada musim pertamanya.
Debut di Stadion Jurong East nanti akan menjadi pembuktian awal apakah taktik Spanyol miliknya berjalan dengan mulus.
Ujian pertama melawan Albirex Niigata dipastikan akan berlangsung sengit mengingat rivalitas kedua tim di papan atas.
Kini fokus Casas sepenuhnya tertuju pada persiapan taktis agar timnya tampil dominan sejak menit awal pertandingan pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Manchester United Pagari Bruno Fernandes dari Kejaran Klub Eropa Lewat Kontrak Baru
-
Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Dua Penjaga Gawang Senasib Alami Degradasi
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Peta Kekuatan Calon Juara Piala Dunia 2026: 5 Tim Ini Dijagokan FIFA
-
Luis de la Fuente: Lamine Yamal Harus Terbuka Terima Nasihat dan Jangan Cedera
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Dilirik Klub Premier League