- Jens Petter Hauge mencetak gol dalam dua laga melawan Inter Milan, menyingkirkan mereka dari Liga Champions dengan agregat 5-2.
- Hauge, yang lahir tahun 1999, memulai debut profesional dengan mencetak hattrick saat berusia 16 tahun di Norwegia.
- Setelah bersinar di 2020, Hauge sempat bermain untuk AC Milan sebelum akhirnya dipinjamkan dan kembali ke Bodø/Glimt.
Suara.com - Jens Petter Hauge jadi momok bagi raksasa Serie A Inter Milan. Winger 26 tahun ini sukses merobek gawang Inter di dua leg pertandingan knock out Liga Champions.
Pada laga leg kedua dinihari tadi, Hauge kembali membobol gawang Inter Milan. Bodo/Glimt sukses mendepak Inter dari Liga Champions setelah meraih kemenangan 2-1 di Giuseppe Meazza.
Bodo/Glimt meraih kemenangan agregat 5-2 atas wakil Serie A itu setelah di pertemuan pertama meraih kemenangan 3-1.
Debut Sensasional: Hattrick dalam 26 Menit
Lahir di Bodo, Nordland, 12 Oktober 1999, Hauge meniti karier sejak akademi Bodo/Glimt. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada April 2016.
Sehari setelah kontrak diteken, Hauge langsung mencuri panggung.
Masuk sebagai pemain pengganti di ajang Piala Norwegia, ia mencetak hattrick dalam kemenangan 6-0. Debut yang nyaris sempurna untuk pemain muda 16 tahun saat itu.
Meski sempat merasakan pahitnya degradasi pada musim 2016, Hauge perlahan menjelma menjadi tulang punggung tim.
Pada musim berikutnya, ia membantu Bodo/Glimt menjuarai divisi dua dan promosi kembali ke Eliteserien.
Baca Juga: Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
Meledak di 2020, AC Milan Kepincut
Musim 2020 menjadi titik balik kariernya. Saat kompetisi Norwegia sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, Hauge justru tampil menggila.
Dalam 10 pertandingan awal, ia sudah mencetak enam gol dan enam assist.
Penampilan impresifnya berlanjut di kualifikasi Liga Europa. Saat menghadapi AC Milan, Hauge tampil memukau dan terlibat langsung dalam dua gol timnya meski kalah tipis 2-3.
Tak butuh waktu lama, Rossoneri resmi memboyongnya pada 1 Oktober 2020 dengan kontrak lima tahun.
Bersama AC Milan, Hauge mencetak gol perdananya di Liga Europa melawan Celtic dan membuka rekening gol Serie A saat menghadapi Napoli.
Pulang ke Rumah
Setelah satu musim di Italia, Hauge dipinjamkan ke Eintracht Frankfurt pada Agustus 2021. Ia bahkan langsung mencetak gol pada laga debut Bundesliga, meski timnya kalah dari Borussia Dortmund.
Frankfurt kemudian mengaktifkan opsi pembelian permanen pada Mei 2022 dan mengontraknya hingga 2026.
Pada 31 Januari 2024, Hauge resmi kembali ke Bodø/Glimt dengan status pinjaman disertai opsi pembelian. Kepulangannya disambut hangat publik Aspmyra Stadion.
Bagi Hauge, Bodø/Glimt bukan sekadar klub, melainkan rumah. Di sinilah ia dan sang adik, Runar Hauge, sama-sama memulai debut profesional.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar