Bola / Bola Indonesia
Rabu, 25 Februari 2026 | 08:50 WIB
Kevin Diks (IG Kevin Diks)
Baca 10 detik

Empat pemain diaspora Indonesia sedang berjuang menyelamatkan klub masing-masing dari ancaman degradasi Eropa.

Kondisi klub yang dibela Emil Audero hingga Ole Romeny kini terjepit di zona merah.

Performa buruk klub memaksa bintang Timnas Indonesia bekerja ekstra keras demi menghindari turun kasta.

Klub ini tengah terpuruk di dasar klasemen atau peringkat ke-16 pada kompetisi kasta tertinggi Liga Belgia tersebut.

Kesenjangan poin FCV Dender cukup jauh jika dibandingkan dengan tim yang berada di posisi dua belas.

Tercatat sudah sepuluh laga mereka lalui tanpa pernah mencicipi manisnya sebuah kemenangan di lapangan hijau.

Jika tren negatif ini tidak segera dihentikan, FCV Dender dipastikan akan kembali terlempar ke kasta kedua.

Misi Penyelamatan Kevin Diks di Bundesliga Jerman

Pemain belakang Timnas Indonesia, Kevin Diks, juga tidak lepas dari tekanan besar di kompetisi Bundesliga.

Bek tangguh berusia 29 tahun ini sedang berupaya keras menjaga eksistensi Borussia Monchengladbach agar tetap bertahan.

Meskipun Monchengladbach belum masuk ke zona merah, posisi mereka saat ini masih sangat riskan di urutan ke-14.

Koleksi poin mereka hanya berselisih tipis sebanyak tiga angka dari tim penghuni zona degradasi, Werder Bremen.

Baca Juga: Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia

Kevin Diks dituntut tampil maksimal di setiap laga untuk menjauhkan tim dari kejaran lawan di bawahnya.

Konsistensi lini pertahanan menjadi kunci utama bagi Kevin Diks dalam menghadapi gempuran penyerang lawan di Jerman.

Pertarungan di papan bawah Bundesliga diprediksi akan berlangsung sengit hingga pekan-pekan terakhir musim ini berlangsung.

Oxford United dan Tantangan Besar Ole Romeny

Kabar dari kompetisi kasta kedua Liga Inggris memperlihatkan perjuangan striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, bersama timnya.

Ole Romeny kembali dipercaya tampil untuk membela Oxford United yang merupakan klub milik Erick Thohir.

Load More