- FK Bodø/Glimt, klub Norwegia, menyingkirkan Inter Milan dan melaju ke 16 besar Liga Champions 2025/2026.
- Klub ini sukses maju setelah awalnya terpuruk di posisi 32 fase liga dan menyingkirkan raksasa besar.
- Pelatih Kjetil Knutsen membawa kejayaan dengan empat gelar liga dan metode pelatihan mental unik.
Suara.com - Kisah sensasional datang dari klub kecil Norwegia, FK Bodø/Glimt, yang menjelma menjadi pembunuh raksasa di Liga Champions musim 2025/2026.
Beberapa pekan lalu, mereka hampir tersingkir. Enam laga fase liga tanpa kemenangan membuat Bodø/Glimt terpuruk di posisi 32 dari 36 tim.
Mereka butuh keajaiban untuk lolos ke play-off, harus mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid. Keajaiban itu benar-benar terjadi.
Tak berhenti di situ, klub asal kota kecil di dalam Lingkar Arktik itu bahkan menyingkirkan finalis musim lalu, Inter Milan, dengan agregat 5-2 untuk melaju ke babak 16 besar pada debut mereka di Liga Champions.
Bodø adalah kota berpenduduk sekitar 50 ribu jiwa, terletak 70 mil di utara Lingkar Arktik, wilayah di mana matahari tak terbenam saat musim panas dan tak terbit saat musim dingin.
Meski suhu musim dingin kerap mendekati nol derajat dengan angin laut yang menusuk, hal itu tak membekukan ambisi mereka.
Pada leg kedua play-off di San Siro, Bodø/Glimt menang 2-1 atas Inter. Hasil itu memastikan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Champions.
Saat ini Bodø/Glimt masih bermarkas di Aspmyra Stadion berkapasitas 8.000 penonton, yang digunakan sejak 1966.
Namun manajemen sudah menatap masa depan. Mereka tengah membangun stadion baru berkapasitas 10 ribu kursi bernama Arctic Arena, dengan nilai proyek mencapai 90 juta poundsterling atau sekitar Rp1,7 triliun. Targetnya rampung pada Agustus 2027.
Baca Juga: Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
Kesuksesan ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Kjetil Knutsen.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 2018, Knutsen membawa Bodø/Glimt meraih empat gelar liga dalam enam musim terakhir, empat trofi pertama sepanjang sejarah klub.
Ia dikenal inovatif, bahkan mempekerjakan mantan pilot tempur, Bjorn Mannsverk, sebagai pelatih mental tim.
Salah satu metode uniknya adalah The Ring, di mana pemain membentuk lingkaran usai kebobolan untuk mengevaluasi kesalahan secara langsung.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan
-
Singkirkan Club Brugge, Diego Simeone Sebut Atletico Madrid bak Tim yang Terlahir Kembali
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss