- Persija Jakarta mengalahkan Malut United 3-2 di Stadion Kie Raha, Ternate, pada Selasa (24/2/2026).
- Gol kemenangan Persija dicetak oleh Ajaraie, Amat, dan Calonego, sementara gawang Andritany kebobolan dua gol.
- Andritany menilai tiga poin diperoleh melalui perjuangan keras melawan tekanan tuan rumah dan menjadi modal penting selanjutnya.
Suara.com - Kiper Persija, Andritany Ardhiyasa, mengungkapkan pandangannya usai timnya meraih kemenangan dramatis 3–2 atas Malut United (MU) di Stadion Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026).
Ia sampai geleng-geleng puas bisa membawa pulang tiga poin.
Tiga gol Persija dibuka melalui aksi Alaaeddine Ajaraie pada menit ketujuh, disusul tandukan Jordi Amat pada menit ke-28, dan ditutup oleh gol penentu Fabio Calonego pada menit ke-79.
Sementara itu, gawang Andritany harus kebobolan lewat gol Ciro Alves (77’) dan David da Silva (81’) yang sempat membuat laga memanas di penghujung pertandingan.
Andritany menilai tiga poin yang dibawa pulang dari Ternate diraih dengan perjuangan yang tidak mudah.
Bermain di hadapan pendukung tuan rumah yang tampil agresif dan terus menekan, Persija dipaksa bekerja ekstra hingga peluit panjang berbunyi.
“Pertandingan ini memang tidak mudah. Kami sempat unggul 2–0, tetapi setelah itu laga menjadi semakin ketat hingga akhir. Tekanan datang bertubi-tubi,” ujar Andritany.
Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.
“Berkat kerja keras semua pemain, staf, dan tim, kami berhasil membawa pulang tiga poin. Hasil ini menjaga kami tetap berada di jalur persaingan," katanya usai laga.
Baca Juga: Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
"Ini juga menjadi modal yang sangat bagus karena pada pertandingan berikutnya kami akan menghadapi tim papan atas Borneo FC di kandang,” jelas eks pemain Timnas Indonesia itu.
Terkait dua gol yang bersarang di gawangnya, Andritany menunjukkan sikap rendah hati. Ia mengakui adanya evaluasi yang perlu dilakukan demi penampilan yang lebih baik ke depan.
“Dua gol itu wajar terjadi karena sepak bola adalah permainan yang dinamis. Saya juga mengakui ada bagian kesalahan dari saya," ia menambahkan.
"Sebagai pemain, itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan saya bisa tampil lebih baik dan lebih siap dalam situasi apa pun,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Senyum-senyum Wayne Rooney Diwawancara Reporter Cantik Ini dengan Telanjang Kaki
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax