- Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, fokus pada peningkatan performa tim meski posisi belum ideal dalam persaingan Super League.
- Persija menang 3-2 melawan Malut United di Ternate pada Selasa (24/2/2026), menyamai poin Persib di puncak klasemen sementara.
- Persib Bandung masih unggul karena memiliki dua pertandingan sisa yang belum dimainkan dalam jadwal kompetisi Super League.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara soal panasnya persaingan gelar Super League 2025/2026 dengan Persib Bandung. Ia mengakui posisi Macan Kemayoran belum sepenuhnya ideal, tetapi peluang juara masih terbuka.
Hingga pekan ke-23, Persija terus membayangi Persib di papan atas klasemen. Teranyar, tim ibu kota mencuri tiga poin dari markas Malut United FC setelah menang 3-2 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026) malam.
Tiga gol Persija dicetak Alaeddine Ajaraie (8'), Jordi Amat (29'), dan Fabio Calonego (80'). Tuan rumah membalas lewat Ciro Alves (77') dan David da Silva (82').
Hasil tersebut membuat Persija mengoleksi 50 poin dan tetap di peringkat kedua, dengan jumlah poin yang sama seperti Persib di puncak klasemen.
Namun, situasi Persija belum sepenuhnya menguntungkan. Selain kalah head to head pada putaran pertama, Persib masih memiliki dua pertandingan simpanan.
Dua laga itu adalah menghadapi Madura United FC pada pekan ke-23 serta laga tunda pekan ke-21 melawan Borneo FC Samarinda yang dijadwalkan pada 15 Maret mendatang.
Souza menyadari kondisi tersebut. Meski begitu, pelatih asal Brasil itu memilih fokus pada timnya sendiri.
"Kami telah mengalami banyak masalah selama kompetisi. Adapun tim lain, saya tidak mengendalikan mereka," kata Souza usai laga melawan Malut United.
Menurutnya, kunci Persija adalah menjaga konsistensi dan terus meraih kemenangan dalam setiap laga tersisa.
Baca Juga: Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
"Kami harus melakukan tugas kami sendiri, terus meraih poin. Jika itu kehendak Tuhan kami menjadi juara, kami akan menjadi juara," ujarnya.
"Kami harus terus menang. Itulah yang perlu kami lakukan, mengendalikan permainan kami sendiri," tambahnya.
Perjalanan Persija menuju gelar masih panjang. Setelah kemenangan atas Malut United, Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Borneo FC Samarinda pada 3 Maret 2026.
Laga tersebut berpotensi menjadi penentu apakah Persija mampu menyalip atau kembali tertinggal dalam persaingan sengit perebutan gelar Super League musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap
-
Striker RB Leipzig Yan Diomande Jadi Target Utama Pengganti Mohamed Salah di Anfield
-
Manchester United Pagari Bruno Fernandes dari Kejaran Klub Eropa Lewat Kontrak Baru
-
Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Dua Penjaga Gawang Senasib Alami Degradasi
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Peta Kekuatan Calon Juara Piala Dunia 2026: 5 Tim Ini Dijagokan FIFA
-
Luis de la Fuente: Lamine Yamal Harus Terbuka Terima Nasihat dan Jangan Cedera
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya