Bola / Bola Indonesia
Kamis, 26 Februari 2026 | 10:28 WIB
Allano Lima (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Allano Lima terpilih menjadi Man of the Match saat Persija mengalahkan Malut United 3-2.

  • Sang gelandang mencetak dua assist penting untuk gol Jordi Amat dan Fabiano Calonego.

  • Allano memprotes keputusan wasit Sance Lawita yang memberinya kartu kuning tanpa alasan jelas.

Suara.com - Lagi-lagi, Allano Lima kembali dinobatkan sebagai Man of the Match di akhir laga Super League 2025/2026. Kali ini, penghargaan itu ia raih dalam pertandingan melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026).

Sejak menit awal, Allano kembali menunjukkan kelasnya. Sentuhan pertamanya begitu tenang, kontrol bolanya presisi, dan distribusinya bola mengalirkan ritme permainan. 

Tak hanya piawai menguasai bola, pergerakannya tanpa si kulit bundar membuat variasi serangan Persija hidup dan penuh gairah.

Puncak penampilannya hadir lewat dua assist krusial dalam kemenangan dramatis 3-2 tersebut. Assist pertama ia suguhkan kepada Jordi Amat melalui umpan lambung terukur ke dalam kotak penalti. 

Assist kedua tercipta dari sektor tengah saat ia melepaskan operan matang kepada Fabiano Calonego, yang secara tak terduga langsung melesakkan sepakan jarak jauh nan indah dan berujung gol.

“Bersyukur kepada Tuhan. Kami sudah berjuang keras malam ini. Sangat sulit, mereka tim yang sangat berkualitas. Kami sudah tahu kesulitan yang akan kami hadapi di sini," kata Allano. 

"Tapi tim kami gigih dengan permainan kami, dan kami berhasil memainkan pertandingan yang hebat. Satu kemenangan lagi di laga tandang," jelasnya.

"Terima kasih kepada rekan-rekan setim saya, kepada staf dan semua orang, karena tanpa mereka semua ini tidak mungkin terjadi. Sekarang waktunya istirahat, pulang ke rumah, karena masih banyak yang harus kami lakukan sampai akhir kejuaraan,” kata Allano seusai pertandingan.

Di balik gemilangnya penampilan dan gelar Man of the Match, Allano mengaku merasa janggal dengan kartu kuning yang diterimanya pada menit ke-57. 

Baca Juga: Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United

Ia menilai keputusan wasit, Sance Lawita, kurang tepat karena menurutnya tidak ada pelanggaran yang ia lakukan.

“Tidak ada pelanggaran dari saya, justru dari lawan. Kami hanya berdebat tentang jalannya pertandingan, yang merupakan hal biasa dalam sepak bola," ia menjelaskan.

"Namun saya menerima kartu tanpa alasan yang jelas. Setelah itu, kami berjabat tangan, seperti yang dilakukan para profesional,” ucapnya.

Adapun Allano Lima menjadi salah satu pemain Persija yang sering mendapat kartu kuning pada musim ini.

Load More