- Jay Idzes mencatatkan enam sapuan krusial dan satu intersep saat Sassuolo menang 2-1 atas Atalanta meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16.
- Bek Timnas Indonesia ini menunjukkan kedisiplinan tinggi dengan tetap tampil tenang menjaga pertahanan meski sudah mendapat kartu kuning di awal laga.
- Selain bertahan, Idzes turut berkontribusi dalam distribusi bola untuk menjaga keseimbangan tim yang membuat Sassuolo naik ke peringkat delapan klasemen.
Suara.com - Jay Idzes kembali menjadi sorotan publik berkat performa solidnya saat Sassuolo menumbangkan Atalanta dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan pekan ke-27 Liga Italia musim 2025/2026 ini menyajikan drama kartu merah yang memaksa tuan rumah bermain dengan 10 orang.
Di tengah situasi sulit tersebut, terdapat dua fakta menarik mengenai kontribusi bek Timnas Indonesia itu dalam mengamankan tiga poin krusial di Mapei Stadium.
Fakta pertama menyoroti peran vital Jay Idzes sebagai tembok kokoh yang menjaga area pertahanan Sassuolo dari gempuran lawan.
Pemain berusia 25 tahun ini tercatat melakukan enam kali sapuan bersih untuk menghalau bola dari zona berbahaya di kotak penalti.
Selain itu, satu intersep penting juga dilakukannya demi memutus alur serangan Atalanta yang tampil sangat agresif sepanjang laga.
Ujian mentalitas Idzes benar-benar terlihat nyata setelah ia menerima kartu kuning pada awal laga akibat pelanggaran terhadap Nicola Zalewski.
Meskipun bermain di bawah ancaman kartu kedua dan kalah jumlah pemain sejak menit ke-16, ia tetap tampil tenang dan disiplin hingga peluit panjang.
Idzes mampu menjaga emosi dan fokusnya saat Sassuolo dipaksa bertahan total, terutama pada 20 menit terakhir pertandingan yang sangat menegangkan.
Baca Juga: Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
Fakta kedua berkaitan dengan kontribusi Jay Idzes dalam fase distribusi bola meski timnya sedang dalam tekanan berat.
Berdasarkan data statistik FotMob, bek jangkung ini melepaskan total 10 umpan dengan enam di antaranya sukses menemui sasaran.
Ia juga mencoba melakukan variasi serangan melalui empat umpan lambung jarak jauh, walaupun hanya satu yang akurat mencapai target.
Upaya tersebut membuktikan bahwa Idzes tidak hanya pasif bertahan, melainkan tetap berusaha membantu transisi permainan tim saat menguasai bola.
Keseimbangan yang dijaga oleh Idzes di lini belakang menjadi kunci keberhasilan Sassuolo mempertahankan keunggulan gol dari Ismael Kone dan Kristian Thorstvedt.
Kemenangan heroik ini sukses mengerek posisi Sassuolo naik ke peringkat delapan klasemen sementara Serie A, menempel ketat Atalanta di posisi tujuh.
Hasil ini sekaligus menjadi bukti konsistensi Jay Idzes bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa yang menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Konflik AS-Israel Bayangi Piala Dunia 2026, Federasi Iran Buka Suara
-
Eks Bek Inter Milan Ceritakan Momen Horor Terjebak di Dubai: Kami Ngumpet di Basement
-
AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026
-
Detik-detik Menegangkan Bek Korsel Dievakuasi dari Iran Usai Serangan AS-Israel Serangan AS-Israel
-
Justin Hubner Impresif, Persaingan Bek Tengah Timnas Indonesia Makin Membara
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
Respons Michael Carrick Usai Bawa Man United Comeback dan Tembus Tiga Besar Liga Inggris
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions