Bola / Liga Italia
Senin, 02 Maret 2026 | 06:56 WIB
Sassuolo berhasil kalahkan Atalanta dalam lanjutan Serie A Italia. (Instagram/@sassuolocalcio)
Baca 10 detik
  • Sassuolo secara heroik mengalahkan Atalanta 2-1 di Mapei Stadium meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16.
  • Kemenangan bersejarah ini membawa Sassuolo mencatat sepuluh kemenangan pertama mereka dari 27 laga Serie A.
  • Tambahan tiga poin membawa Sassuolo naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara Serie A dengan 38 poin.

Suara.com - Kemenangan heroik dan bersejarah berhasil diukir oleh Sassuolo dalam lanjutan Serie A Italia.

Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16, skuad yang diperkuat kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes secara mengejutkan sukses menumbangkan tim Atalanta dengan skor 2-1, Minggu (1/3/2026).

Sebagaimana diketahui, Atalanta merupakan tim kuat di Italia karena mereka jadi satu-satunya wakil dari Negeri Pizza di 16 Liga Champions musim ini.

Nah, dlaga pekan ke-27 yang digelar di Mapei Stadium, I Neroverdi harus kehilangan Andrea Pinamonti pada menit ke-16 akibat kartu merah.

Alih-alih terpuruk, Jay Idzes dkk justru tampil menggila dan berhasil unggul dua gol lebih dulu melalui Ismael Kone dan Kristian Thorstvedt.

Atalanta hanya bisa memperkecil kedudukan di menit akhir lewat gol Yunus Musah.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih atas tim yang baru saja membuat kejutan di Liga Champions dengan menyingkirkan Borussia Dortmund.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso bahkan tak ragu menyebut bahwa anak asuhnya telah mencatatkan nama mereka dalam buku sejarah klub.

"Ini pertandingan yang gila. Para pemain mencatatkan namanya dalam sejarah klub ini," kata Grosso seperti dikutip dari Football Italia.

Baca Juga: 3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?

Faktanya, sejarah memang benar-benar terukir. Untuk pertama kalinya, Sassuolo berhasil meraih 10 kemenangan dalam 27 laga pertama mereka di Serie A.

Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga beruntun mereka, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada Maret 2023.

Grosso secara khusus memuji solidnya lini pertahanan yang digalang oleh Jay Idzes dan kawan-kawan yang mampu tampil penuh determinasi meski kalah jumlah pemain.

"Kami mencari penyempurna perjalanan musim ini dan hasil ini adalah penyempurna yang sangat hebat," kata Grosso.

"Lawan kami datang dari Liga Champions, juga sebuah tim yang sangat kuat. Bek-bek kami solid, penuh determinasi. Tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit," sambungnya lagi.

Dengan tambahan tiga poin, Sassuolo kini merangsek ke posisi ke-8 klasemen dengan 38 poin.

Mereka tidak hanya hampir aman dari ancaman degradasi, tetapi juga mulai membuka asa untuk mengejar tiket ke kompetisi Eropa.

"Mudah untuk melupakan bahwa kami datang dari Serie B, jadi tidak gampang untuk membuat lompatan itu," kata Grosso.

"Jadi, kami tidak mau sekadar bertahan. Kami tahu setiap pertandingan adalah sebuah kesempatan dan kami akan mengejar poin di semua laga. Itu targetnya karena kami sudah hampir sampai ke sana tetapi secara matematis belum aman," tukasnya.

Load More