- Sassuolo secara heroik mengalahkan Atalanta 2-1 di Mapei Stadium meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16.
- Kemenangan bersejarah ini membawa Sassuolo mencatat sepuluh kemenangan pertama mereka dari 27 laga Serie A.
- Tambahan tiga poin membawa Sassuolo naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara Serie A dengan 38 poin.
Suara.com - Kemenangan heroik dan bersejarah berhasil diukir oleh Sassuolo dalam lanjutan Serie A Italia.
Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16, skuad yang diperkuat kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes secara mengejutkan sukses menumbangkan tim Atalanta dengan skor 2-1, Minggu (1/3/2026).
Sebagaimana diketahui, Atalanta merupakan tim kuat di Italia karena mereka jadi satu-satunya wakil dari Negeri Pizza di 16 Liga Champions musim ini.
Nah, dlaga pekan ke-27 yang digelar di Mapei Stadium, I Neroverdi harus kehilangan Andrea Pinamonti pada menit ke-16 akibat kartu merah.
Alih-alih terpuruk, Jay Idzes dkk justru tampil menggila dan berhasil unggul dua gol lebih dulu melalui Ismael Kone dan Kristian Thorstvedt.
Atalanta hanya bisa memperkecil kedudukan di menit akhir lewat gol Yunus Musah.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih atas tim yang baru saja membuat kejutan di Liga Champions dengan menyingkirkan Borussia Dortmund.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso bahkan tak ragu menyebut bahwa anak asuhnya telah mencatatkan nama mereka dalam buku sejarah klub.
"Ini pertandingan yang gila. Para pemain mencatatkan namanya dalam sejarah klub ini," kata Grosso seperti dikutip dari Football Italia.
Baca Juga: 3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
Faktanya, sejarah memang benar-benar terukir. Untuk pertama kalinya, Sassuolo berhasil meraih 10 kemenangan dalam 27 laga pertama mereka di Serie A.
Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga beruntun mereka, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada Maret 2023.
Grosso secara khusus memuji solidnya lini pertahanan yang digalang oleh Jay Idzes dan kawan-kawan yang mampu tampil penuh determinasi meski kalah jumlah pemain.
"Kami mencari penyempurna perjalanan musim ini dan hasil ini adalah penyempurna yang sangat hebat," kata Grosso.
"Lawan kami datang dari Liga Champions, juga sebuah tim yang sangat kuat. Bek-bek kami solid, penuh determinasi. Tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit," sambungnya lagi.
Dengan tambahan tiga poin, Sassuolo kini merangsek ke posisi ke-8 klasemen dengan 38 poin.
Mereka tidak hanya hampir aman dari ancaman degradasi, tetapi juga mulai membuka asa untuk mengejar tiket ke kompetisi Eropa.
"Mudah untuk melupakan bahwa kami datang dari Serie B, jadi tidak gampang untuk membuat lompatan itu," kata Grosso.
"Jadi, kami tidak mau sekadar bertahan. Kami tahu setiap pertandingan adalah sebuah kesempatan dan kami akan mengejar poin di semua laga. Itu targetnya karena kami sudah hampir sampai ke sana tetapi secara matematis belum aman," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!