-
Ketua Federasi Iran ragu timnya bisa tampil di ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
-
FIFA menjamin keamanan turnamen dan tetap berkomunikasi dengan tiga negara tuan rumah terkait.
-
Irak dan Uni Emirat Arab menjadi kandidat terkuat pengganti jika Iran resmi mundur.
Suara.com - Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 mendadak jadi sorotan dunia usai diragukan tampil. Lantas, siapa penggantinya? apakah Timnas Indonesia?
Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, bahkan secara terbuka mengungkapkan keraguannya. Dalam wawancara yang dikutip TNT Sports, ia memberi sinyal bahwa Iran bisa saja memilih mundur dari turnamen terbesar dunia tersebut.
“Secara pribadi, saya lebih memilih untuk mundur dari Piala Dunia, dan sepertinya kami tidak mungkin bisa menantikan turnamen itu,” ujar Taj dilansir TNT Sports.
Meski demikian, keputusan final bukan berada di tangan federasi Iran. Taj menegaskan bahwa otoritas tertinggi tetap ada pada FIFA sebagai penyelenggara resmi Piala Dunia.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyikapi situasi tersebut dengan hati-hati. Ia memastikan bahwa fokus utama FIFA saat ini adalah menjamin keamanan seluruh peserta, terutama turnamen yang akan diadakan di tiga negara tuan rumah.
"Kami baru saja mengadakan undian fase grup di Washington dengan seluruh tim ikut berpartisipasi, dan fokus kami adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang aman bersama semua tim."
"Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah negara tuan rumah. Semua orang akan aman," kata Grafstrom.
Jika Iran benar-benar mundur, FIFA hampir pasti tetap mempertahankan kuota delapan wakil Asia (AFC) di Piala Dunia 2026.
Artinya, satu slot kosong akan diberikan kepada negara Asia lain berdasarkan pertimbangan regulasi dan sportivitas.
Baca Juga: Kiper Bundesliga Keturunan Bali Dapat Restu Ibu Bela Timnas Indonesia
Dua nama paling santer dibicarakan sebagai kandidat pengganti adalah Timnas Uni Emirat Arab dan Timnas Irak.
Iran sebelumnya lolos langsung usai menjuarai Grup A pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sementara itu, Uni Emirat Arab finis di peringkat ketiga dan harus melanjutkan perjalanan ke putaran berikutnya.
Media Spanyol, AS, menyebut opsi paling praktis adalah mengangkat UEA menggantikan posisi Iran. Namun skema ini dinilai bisa memicu karena aspek sportivitas.
Di sisi lain, Irak dianggap memiliki dasar yang lebih kuat.
Mereka sukses menyingkirkan UEA di putaran kelima kualifikasi dengan agregat 3-2 dalam dua leg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi
-
Jelang Pekan ke-24, Bojan Hodak Soroti 3 Pemain Persebaya Surabaya