- Cremonese kalah 0-2 dari AC Milan di pekan ke-27 Serie A pada Minggu (1/3/2026).
- Kekalahan tersebut membuat Cremonese tidak menang dalam 13 laga terakhir, tertahan di zona degradasi.
- Kiper Emil Audero mendorong timnya untuk tetap fokus dan bersatu demi upaya bertahan di Serie A.
Suara.com - Nasib malang seolah tak mau lepas dari Cremonese. Tim yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero kembali menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu AC Milan yang membuat posisi mereka semakin terancam di jurang degradasi.
Dalam laga pekan ke-27 Serie A yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Minggu (1/3/2026), Cremonese sebenarnya berhasil menahan imbang Rossoneri hingga menit akhir.
Namun petaka datang di pengujung laga. Gawang yang dikawal Emil Audero harus jebol dua kali dalam rentang waktu empat menit, masing-masing oleh Strahinja Pavlovic dan Rafael Leao yang memastikan kemenangan 2-0 untuk AC Milan.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk I Grigiorossi yang kini tercatat tidak pernah menang dalam 13 pertandingan terakhir di liga.
Posisi mereka pun semakin kritis, tertahan di peringkat ke-17, tepat di bibir zona merah.
Usai pertandingan, Emil Audero buka suara mengenai kondisi mental timnya yang tengah terpuruk.
Meski kecewa, kiper berusia 29 tahun itu menegaskan bahwa seluruh pemain bertekad untuk bangkit dan tidak mau larut dalam drama.
"Kami sudah berbicara di ruang ganti, semua pemain bertekad untuk melewati ini dan kami tidak membuat drama apa pun," ucap Audero dikutip dari laman resmi Cremonese.
"Jadwalnya tidak menguntungkan kami dan pada saat yang sama, kami belum tampil dengan baik," tambahnya lagi.
Baca Juga: Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
Kemenangan terakhir Cremonese di liga memang sudah sangat lama, yakni pada awal Desember 2025 lalu.
Setelah itu, mereka hanya mampu meraih empat hasil imbang dan menelan sembilan kekalahan.
Di tengah situasi sulit ini, Audero mencoba menyuntikkan optimisme. Dengan 11 laga tersisa, ia menyerukan kepada rekan-rekannya untuk tetap bersatu dan fokus pada tujuan utama yitu bertahan di Serie A.
"Sekarang kami memiliki dua bulan lagi di depan kami dan kita semua perlu fokus untuk tetap bersatu dan melihat sisi positifnya, karena kita memiliki semua yang kita butuhkan untuk mencapai tujuan kita," pungkas Emil Audero.
Ujian berikutnya bagi Cremonese adalah laga tandang krusial melawan sesama tim papan bawah, Lecce, pada Minggu (8/3/2026). Kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin menjauh dari bayang-bayang kembali ke Serie B.
Berita Terkait
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Nasib Febri Hariyadi Kian Pilu, Akhiri Musim Lebih Cepat usai ACL Kambuh
-
Pelatih Gladbach Puji Habis-habisan Kevin Diks
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin