- Pertandingan Liga Tunisia CS Sfaxien vs AS Gabes menghasilkan beberapa pemain tumbang akibat panas dan puasa Ramadan.
- CS Sfaxien memenangkan laga 1-0 tersebut yang digelar pukul 13:00 waktu setempat pada Ramadan 2026.
- Otoritas sepak bola Tunisia dikritik karena tetap menjadwalkan pertandingan saat jam-jam terik bulan puasa.
Suara.com - Viral video di sosial media yang memperlihatkan sejumlah pemain dari dua klub sepak bola tumbang di lapangan saat akhir pertandingan.
Diketahui video itu berasal dari pertandingan Liga Tunisia antara CS Sfaxien vs AS Gabes. Dilansir dari koraplus, laga tersebut berlangsung pada pukul 13:00 waktu setempat di bulan Ramadan 2026.
Pertandingan itu sendiri dimenangkan oleh CS Sfaxien dengan skor 1-0. Di klasemen Liga Tunisia, CS Sfaxien berada di posisi keempat, sementara AS Gabes berada di zona merah degradasi.
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan beberapa pemain terduduk lemas, bahkan ada yang harus mendapat penanganan tim medis di atas lapangan.
Kondisi ini diduga akibat kombinasi cuaca panas dan aktivitas fisik intens tanpa asupan cairan selama berpuasa.
Sejumlah pengamat menilai federasi sepak bola Tunisia menjadi satu-satunya di kawasan Arab yang tetap menggelar pertandingan pada jam-jam terik selama bulan puasa.
Keputusan ini dinilai berisiko terhadap kesehatan pemain serta berpotensi menurunkan kualitas permainan.
Bermain di bawah paparan matahari dengan suhu tinggi tanpa asupan makanan dan minuman dinilai bukan hanya berdampak pada stamina, tetapi juga meningkatkan risiko dehidrasi dan cedera.
Insiden ini memunculkan kekhawatiran akan terulangnya kejadian serupa pada pekan-pekan berikutnya.
Baca Juga: Merawat Diri dan Memberi Dampak: Makna Kebaikan Ramadan yang Bergulir
Suporter dan pemerhati sepak bola Tunisia mendesak otoritas kompetisi untuk mengevaluasi ulang jadwal pertandingan.
Banyak pihak menilai, penyesuaian waktu kick-off ke sore atau malam hari selama Ramadan bisa menjadi solusi realistis demi menjaga keselamatan pemain sekaligus mempertahankan kualitas kompetisi.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Merawat Diri dan Memberi Dampak: Makna Kebaikan Ramadan yang Bergulir
-
Bukan Sekadar Jajan, Gen Z Jadikan Berburu Takjil Ritual Ramadan
-
Fenomena War Takjil, Warna Unik Ramadan di Tengah Euforia Budaya Konsumtif
-
Ramadan yang Menua: Mengapa Tak Lagi Sama Seperti di Ingatan Masa Kecil?
-
Menyusuri Kuliner Buka Puasa yang Viral dan Banyak Dicari di Ramadan 2026
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!
-
3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli
-
3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027