- Ramadan mendorong penataan ulang relasi diri dan sesama; perawatan diri penting sebagai fondasi sebelum memberi dampak nyata kepada orang lain.
- Scarlett mengaitkan perawatan tubuh saat puasa dengan program sosial THR 2026 dan Umroh Bareng Scarlett sebagai perluasan kepedulian.
- Industri kecantikan, melalui inovasi produk terjangkau dan program dampak sosial, menunjukkan potensi besar dalam pemberdayaan perempuan inklusif.
Suara.com - Ramadan selalu datang dengan dua undangan sekaligus: undangan untuk kembali ke dalam diri, dan undangan untuk kembali kepada sesama. Di bulan ini, kita tak hanya belajar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, kita sedang diajak menata ulang relasi—dengan tubuh, dengan hati, dan dengan dunia di sekitar kita.
Kebaikan Ramadan bukan sekadar momen refleksi pribadi, melainkan perjalanan. Sebuah proses yang bergerak. Bertumbuh. Dan ketika dijalani dengan sadar, kebaikan yang lahir darinya tak berhenti pada diri sendiri, melainkan bergulir, menguatkan, dan memberi dampak nyata.
Dalam perjalanan inilah, merawat diri menemukan makna yang lebih luas.
Merawat Diri Bukan Egois, Tapi Fondasi untuk Memberi
Ada satu mitos lama yang sering kita percaya: bahwa merawat diri adalah bentuk keegoisan. Bahwa fokus pada tubuh dan kebutuhan pribadi berarti mengurangi ruang untuk orang lain. Tapi, Ramadan justru menunjukkan sebaliknya.
Saat tubuh kehilangan cairan, pola tidur berubah, dan energi menurun, kita menyadari betapa rapuhnya diri ini. Kulit terasa lebih kering, kusam, dan “haus”. Bukan hanya karena kurang minum, tetapi juga karena ritme hidup yang berubah. Di titik ini, merawat diri bukan lagi soal estetika, melainkan kesadaran.
Scarlett menangkap momen ini melalui kampanye #AntiKulitHaus, dengan menghadirkan Fragrance Brightening Body Serum sebagai solusi perawatan siang dan malam. Menggabungkan Glucinamide™—inovasi dari Glutathione dan Niacinamide—dengan 100x Brightening Power di pagi hari serta 100x Antioxidant Power di malam hari, rangkaian ini bukan hanya menjawab kebutuhan kulit yang dehidrasi saat puasa, tetapi juga menjadi simbol sesuatu yang lebih besar: bahwa perhatian kecil pada diri sendiri adalah bentuk tanggung jawab.
Daily Bright Boost (Garden of Whisper) membantu menjaga semangat di tengah aktivitas dengan aroma segar yang membangkitkan energi. Sementara Overnight Bright Boost (Dreamy) bekerja saat kita terlelap, membantu regenerasi kulit dengan antioksidan kuat seperti Astaxanthin, ditemani efek relaksasi Snooze Scentz.
Dalam konteks Ramadan, rutinitas sederhana mengoleskan body serum setelah mandi atau sebelum tidur berubah menjadi ritual hening. Sebuah jeda. Sebuah pengingat bahwa tubuh ini adalah amanah.
Baca Juga: Pesta Belanja Jakarta Festive Wonder: Diskon Hingga 70 Persen di 80 Pusat Perbelanjaan Saat Ramadan
Dan dari tubuh yang terawat, lahir kepercayaan diri. Dari kepercayaan diri, lahir keberanian untuk hadir lebih utuh bagi orang lain.
Dari Self-Care ke Social Care
Namun perjalanan tidak berhenti di kamar mandi atau meja rias. Ramadan adalah tentang memperluas lingkar kepedulian.
Melalui inisiatif Scarlett Beauty Impact, Scarlett menghadirkan program Teman Hari Ramadan (THR) 2026 dan Umroh Bareng Scarlett sebagai perpanjangan makna dari perawatan diri menuju dampak sosial yang berkelanjutan.
Tema “THR – Teman Hari Ramadan” bukan sekadar akronim yang manis. Ia adalah pernyataan posisi: bahwa brand tidak hanya ingin hadir sebagai produk, tetapi sebagai teman perjalanan.
THR Show yang tayang setiap hari selama Ramadan di Instagram @scarlettofficial menghadirkan obrolan hangat lintas generasi—Gen Z bersama Ummi Lulung—membahas keresahan, relasi sosial, hingga proses menemukan makna diri. Di sini, kecantikan tidak dibahas semata sebagai tampilan luar, melainkan sebagai perjalanan batin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan
-
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan
-
Intip Wisma Terapung Asian Games 2026, Tempat Menginap Tim Indonesia