-
Kevin Diks cetak gol tunggal penentu kemenangan Borussia Monchengladbach atas Union Berlin.
-
Kemenangan tipis ini resmi mengakhiri tren negatif tujuh laga tanpa hasil maksimal.
-
Pelatih Eugen Polanski memuji ketenangan Diks dalam mengeksekusi penalti dan mentalitas menyerangnya.
Suara.com - Stadion kandang Die Fohlen menjadi saksi bisu kebangkitan luar biasa yang dipelopori oleh pemain bertahan andalan Timnas Indonesia.
Kevin Diks berhasil mencuri perhatian publik Jerman melalui performa impresifnya pada laga lanjutan Bundesliga musim 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) tersebut mempertemukan tuan rumah Borussia Monchengladbach dengan tantangan berat dari Union Berlin.
Laga ini menjadi sangat krusial mengingat Gladbach sedang dalam tekanan besar untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen.
Satu gol tunggal yang tercipta dalam duel sengit tersebut sepenuhnya lahir dari kontribusi nyata sang pemain naturalisasi Indonesia.
Pemain yang kini telah menginjak usia 29 tahun itu menunjukkan ketenangan luar biasa saat dipercaya menjadi algojo titik putih.
Bola hasil tendangannya meluncur dengan sangat terukur sehingga gagal diantisipasi oleh penjaga gawang tim tamu yang sudah bersiap.
Skor tipis 1-0 tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan tiga poin penuh tetap berada di markas Die Fohlen.
Kemenangan ini secara otomatis memutus rantai hasil buruk berupa tujuh pertandingan beruntun tanpa meraih kemenangan sekalipun.
Baca Juga: Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
Euforia pendukung tuan rumah pecah karena tim kesayangan mereka akhirnya mampu keluar dari zona keterpurukan yang menghantui.
Pelatih kepala Monchengladbach, Eugen Polanski, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa yang ditunjukkan anak asuhnya itu.
Sang pelatih memberikan catatan khusus mengenai kemampuan teknis Diks yang sangat menonjol terutama dalam pemanfaatan situasi bola mati.
"Kevin Diks memiliki kualitas yang kuat sehingga dia mampu mencetak penalti gol," kata Eugen Polanski dilansir dari Gladbachlive.
Kehadiran Diks di area pertahanan sekaligus membantu penyerangan memberikan dinamika baru bagi strategi permainan yang diterapkan oleh Polanski.
Polanski juga menyoroti sinergi antara lini belakang yang berani naik membantu tekanan ke jantung pertahanan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Roy Keane Desak Declan Rice Tampil Lebih Barbar Saat Man City vs Arsenal
-
Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti