- Serangan militer AS-Israel ke Iran sejak akhir pekan memicu ketegangan regional yang berpotensi memengaruhi partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
- FIFA memantau situasi dan memiliki tiga opsi pengganti jika Iran tidak dapat memenuhi jadwal pertandingan Piala Dunia 2026.
- Opsi pengganti potensial meliputi Uni Emirat Arab, Irak, atau perubahan format Grup G menjadi tiga tim saja.
Suara.com - Serangan militer AS-Israel ke Iran sejak akhir pekan lalu sampai hari ini, Senin (2/3) masih terus berlangsung. Kondisi memanas di kawasan Timur Tengah itu berpotensi besar mempengaruhi ke dunia sepak bola, khusunya gelaran Piala Dunia 2026.
Jika situasi memaksa Iran mundur atau tidak dapat memenuhi jadwal pertandingan di Piala Dunia 2026, FIFA dikabarkan telah memiliki tiga opsi pengganti.
Wilayah Iran sejak akhir pekan lalu dibombardir oleh militer AS-Israel. Ketengangan memuncak setelah pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan udara di Teheran.
Iran kemudian membalas dengan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Sikap Resmi FIFA
Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Mereka terhindar dari potensi pertemuan dengan tuan rumah Amerika Serikat di fase grup.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan situasi.
“Kami mengadakan pertemuan hari ini dan terlalu dini untuk memberikan komentar detail. Fokus kami adalah memastikan Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komunikasi terus dilakukan dengan tiga pemerintah tuan rumah untuk menjamin keamanan seluruh peserta.
Baca Juga: Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya
Berdasarkan statuta FIFA, apabila suatu negara yang telah lolos memutuskan mundur atau tidak dapat tampil, maka slot tersebut dapat diberikan kepada negara pengganti biasanya runner-up langsung dari babak kualifikasi terkait atau tim dengan peringkat tertinggi yang belum lolos dari konfederasi yang sama.
Dalam konteks Asia, ada beberapa opsi yang realistis:
1. Uni Emirat Arab (UEA)
Uni Emirat Arab menjadi kandidat kuat. Mereka adalah tim dengan peringkat tertinggi yang belum lolos di grup kualifikasi Asia di bawah Iran, serta sempat kalah di play-off konfederasi melawan Irak.
Namun, UEA juga terdampak konflik karena sempat mencegat drone di wilayah udaranya, yang bahkan menyebabkan gangguan operasional bandara utama mereka.
2. Irak
Berita Terkait
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya
-
Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia
-
Perang AS-Israel vs Iran 2026: Daftar Negara Terdampak dan Berstatus Siaga Tinggi
-
Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program
-
Serang Iran, Donald Trump 'Dirujak' Sederet Artis Hollywood Habis-habisan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
PSG Samai Rekor Legendaris Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
John Herdman Serius Bidik Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Bakal TC 20 Hari di Bali
-
Gagal Rekrut Alisson Becker, Juventus Alihkan Target ke Eks Kiper Manchester United
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Al-Ittihad Ikut Bersaing Dapatkan Ibrahima Konate
-
Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday
-
Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA
-
Bukan Harry Kane, Thomas Muller Jagokan Pemain Ini Raih Ballon d'Or
-
Karier Cermerlang Mathew Baker, dari Kelompok Umur ke Timnas Indonesia Senior