- Persib Bandung melakukan enam pergantian pemain saat melawan Persebaya pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
- Pergantian ekstra keenam diizinkan karena adanya cedera kepala yang dialami pemain kedua tim sesuai regulasi pasal 42.
- Persib juga mematuhi aturan tiga slot waktu pergantian karena pergantian awal dihitung saat jeda babak kedua.
Suara.com - Momen tak biasa terjadi dalam laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung.
Persib kedapatan melakukan enam kali pergantian pemain, sebuah jumlah yang melampaui aturan standar lima pergantian yang biasa kita kenal.
Momen ini pun sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Lantas, apakah Persib melakukan pelanggaran? Jawabannya adalah tidak.
Keputusan pelatih Bojan Hodak untuk melakukan enam pergantian pemain ternyata sudah sesuai dengan regulasi khusus yang berlaku di Super League.
Semua bermula pada menit ke-64, saat terjadi insiden benturan kepala yang melibatkan bek Persib, Federico Barba dan pemain Persebaya, Catur Pamungkas.
Insiden inilah yang menjadi kunci dari diizinkannya Persib melakukan pergantian pemain keenam.
Sesuai dengan regulasi Super League pasal 42, setiap tim memang mendapatkan jatah satu pergantian pemain tambahan jika ada salah satu pemainnya yang mengalami cedera di bagian kepala.
“Merujuk kepada LOTG, pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cedera pada kepala,” demikian bunyi regulasi tersebut.
Persib pun memanfaatkan aturan ini. Bojan Hodak tercatat melakukan enam pergantian yaitu Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung masuk di awal babak kedua.
Baca Juga: Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
Kemudian disusul oleh Marc Klok (menit 81), Thom Haye (menit 86), dan terakhir Sergio Castel (menit 88).
Selain itu, Persib juga tidak melanggar aturan mengenai sesi pergantian pemain. Regulasi menetapkan bahwa setiap tim hanya memiliki tiga slot waktu untuk melakukan pergantian di babak kedua.
Dalam kasus ini, tiga pergantian pertama Persib dilakukan saat jeda, sehingga tidak dihitung sebagai satu sesi.
Tiga pergantian berikutnya dilakukan dalam tiga sesi terpisah di babak kedua yang berarti sepenuhnya sesuai dengan aturan.
Laga itu sendiri pada akhirnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, momen enam pergantian pemain ini menjadi pelajaran berharga mengenai adanya aturan-aturan khusus dalam sepak bola modern yang mungkin belum banyak diketahui oleh publik.
Berita Terkait
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bernardo Tavares Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Persib Bandung Imbang dengan Persebaya, Bojan Hodak Pilih Tak Komentari Pertandingan
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
-
Bali United Dalam Bahaya, Lewatan Enam Laga Tanpa Kemenangan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus