Bola / Bola Indonesia
Selasa, 03 Maret 2026 | 06:09 WIB
Persib lakukan enam pemain saat lawan Persebaya. (Instagram/@persib)
Baca 10 detik
  • Persib Bandung melakukan enam pergantian pemain saat melawan Persebaya pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
  • Pergantian ekstra keenam diizinkan karena adanya cedera kepala yang dialami pemain kedua tim sesuai regulasi pasal 42.
  • Persib juga mematuhi aturan tiga slot waktu pergantian karena pergantian awal dihitung saat jeda babak kedua.

Suara.com - Momen tak biasa terjadi dalam laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung.

Persib kedapatan melakukan enam kali pergantian pemain, sebuah jumlah yang melampaui aturan standar lima pergantian yang biasa kita kenal.

Momen ini pun sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Lantas, apakah Persib melakukan pelanggaran? Jawabannya adalah tidak.

Keputusan pelatih Bojan Hodak untuk melakukan enam pergantian pemain ternyata sudah sesuai dengan regulasi khusus yang berlaku di Super League.

Semua bermula pada menit ke-64, saat terjadi insiden benturan kepala yang melibatkan bek Persib, Federico Barba dan pemain Persebaya, Catur Pamungkas.

Insiden inilah yang menjadi kunci dari diizinkannya Persib melakukan pergantian pemain keenam.

Sesuai dengan regulasi Super League pasal 42, setiap tim memang mendapatkan jatah satu pergantian pemain tambahan jika ada salah satu pemainnya yang mengalami cedera di bagian kepala.

“Merujuk kepada LOTG, pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cedera pada kepala,” demikian bunyi regulasi tersebut.

Persib pun memanfaatkan aturan ini. Bojan Hodak tercatat melakukan enam pergantian yaitu Beckham Putra, Adam Alis, dan Andrew Jung masuk di awal babak kedua.

Baca Juga: Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia

Kemudian disusul oleh Marc Klok (menit 81), Thom Haye (menit 86), dan terakhir Sergio Castel (menit 88).

Selain itu, Persib juga tidak melanggar aturan mengenai sesi pergantian pemain. Regulasi menetapkan bahwa setiap tim hanya memiliki tiga slot waktu untuk melakukan pergantian di babak kedua.

Dalam kasus ini, tiga pergantian pertama Persib dilakukan saat jeda, sehingga tidak dihitung sebagai satu sesi.

Tiga pergantian berikutnya dilakukan dalam tiga sesi terpisah di babak kedua yang berarti sepenuhnya sesuai dengan aturan.

Laga itu sendiri pada akhirnya berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, momen enam pergantian pemain ini menjadi pelajaran berharga mengenai adanya aturan-aturan khusus dalam sepak bola modern yang mungkin belum banyak diketahui oleh publik.

Load More