- Barcelona harus membalikkan defisit empat gol saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey, Rabu (4/3/2026).
- Pelatih Hansi Flick menargetkan timnya mencetak dua gol setiap babak demi mewujudkan hal mustahil tersebut.
- Barcelona menghadapi tantangan besar karena striker utama Robert Lewandowski dipastikan absen akibat cedera patah tulang.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes mengungkapkan banyak hal soal perjalanan kariernya di Serie A bersama Sassuolo.
Hal ini disampaikan Jay Idzes saat wawancara bertajuk A Tu per Tu con Jay Idzes di halaman resmi Lega Calcio.
Setelah menjalani periode penting bersama Venezia, Idzes mengambil langkah baru dalam kariernya. Ia tidak sekadar pindah klub, tetapi memilih visi jangka panjang.
Jay Idzes menyebut kepindahannya sebagai keputusan untuk bergabung dengan proyek yang memiliki ide-ide jelas dan arah yang jelas.
Bang Jay melihat Sassuolo bukan hanya sebagai tim, melainkan sebagai organisasi dengan fondasi kuat untuk kembali kompetitif di Serie A.
Keputusan tersebut menandai babak baru bagi Idzes, yang menjadikan Serie A sebagai tempat pembelajaran terbaik dalam karier profesionalnya.
Jay Idzes mengakui bahwa Serie A telah membentuknya sebagai bek yang lebih matang. Kompetisi kasta tertinggi Italia itu memberinya pengalaman menghadapi penyerang-penyerang elite.
Ia merasakan langsung duel-duel sengit melawan striker papan atas. Baginya, setiap pertandingan adalah ujian kualitas, konsentrasi, dan kecerdasan membaca permainan.
Serie A, menurut Idzes, bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal disiplin taktik dan kekompakan tim.
Baca Juga: Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
Menariknya, di sesi yang sama Jay Idzes juga membongkar kunci perjalanan Sassuolo di Serie A musim ini.
Menurut kapten Timnas Indonesia ini Sassuolo dibangun di atas tiga fondasi utama: “kekompakan, pertumbuhan harian, dan semangat kelompok”.
Menurutnya, tim tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses setiap hari di sesi latihan.
Jay Idzes percaya bahwa pertumbuhan konsisten akan membawa Sassuolo kembali menjadi kekuatan kompetitif di Serie A.
Kata kunci kompak, berkembang setiap hari, dan semangat tim menjadi identitas perjalanan Sassuolo musim ini dan hal ini bisa juga ditiru skuat Timnas Indonesia era John Herdman.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Ajax Ditahan PEC, Pundit Belanda Kritik Habis-habisan Maarten Paes dan Jordi Cruyff
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr
-
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Pensiun, Masa Depan Ditentukan usai Piala Dunia 2026
-
Pelatih Mesir Rayakan Kemenangan dengan Bendera Palestina, Kirim Pesan Haru di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Tembus 20 Gol, Jauhi Kylian Mbappe di Daftar Top Skor Abadi Piala Dunia
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Lionel Messi Cs Menang Dramatis 3-2 Lewat Extra Time
-
Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jackson Irvine Kecewa Wakil Asia Habis di 32 Besar
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Tim Debutan Tahan Lionel Messi Cs 1-1 di Waktu Normal!
-
Kiper Mesir Syok The Pharaohs Bisa Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026