- Rio Ferdinand dan keluarganya mengalami situasi mencekam di Dubai akibat laporan serangan rudal yang terjadi belakangan ini.
- Keluarga Ferdinand mencoba menjalani rutinitas normal, namun suara rudal dan ledakan keras membuat mereka cemas.
- Ferdinand berusaha menjaga ketenangan sebagai ayah sementara keluarganya berlindung di ruang bawah tanah sebagai antisipasi.
Suara.com - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, membagikan pengalamannya menjalani situasi mencekam di Dubai setelah wilayah tersebut dilaporkan mengalami serangan rudal dalam beberapa hari terakhir.
Pria berusia 47 tahun itu pindah ke Uni Emirat Arab pada Agustus tahun lalu bersama sang istri, Kate, 34 tahun, serta anak-anak mereka, Shae, lima tahun, dan Cree, dua tahun. Putri Rio, Tia, 14 tahun, juga ikut menetap di sana.
Dubai sebelumnya menjadi pilihan banyak figur publik dunia, termasuk Amir Khan dan Lindsay Lohan. Namun, kondisi keamanan yang memanas belakangan ini membuat Ferdinand mengaku diliputi rasa khawatir terhadap keselamatan keluarganya.
Dalam podcast terbarunya, ia mengungkapkan bahwa pekan ini terasa sangat berbeda dibanding biasanya. Ia mengatakan keluarganya mencoba tetap menjalani rutinitas bersama, seperti berolahraga bersama di rumah, mirip suasana saat masa pandemi Covid-19.
“Kami juga sempat belajar dari rumah hari ini. Rasanya menakutkan ketika mendengar suara rudal, pesawat, dan jet tempur melintas di atas kami. Ada juga dentuman keras seperti ledakan besar, dan kami tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya, dilansir dari Daily Record.
Ferdinand menekankan bahwa peran sebagai ayah menjadi sangat penting di tengah situasi seperti ini. Ia berusaha tetap tenang agar anak-anaknya tidak semakin cemas.
“Menjelaskan kepada anak-anak tentang apa yang terjadi dan membantu mereka melewati situasi ini sangat penting, terutama sebagai kepala keluarga. Saya berusaha tetap tenang supaya semua orang juga bisa tetap tenang,” katanya.
Ia mengakui bahwa kondisi tersebut cukup menakutkan, meski di sisi lain ia merasa keluarganya tetap berada dalam perlindungan yang baik. Studio pribadinya bahkan ia sebut sebagai 'bunker' sementara.
Pada malam pertama ketika suara ledakan terdengar, mereka disarankan untuk turun ke ruang bawah tanah. Keluarga itu pun tidur bersama di sana dengan selimut dan perlengkapan seadanya.
Baca Juga: Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
Sementara itu, Kate juga memberikan kabar terbaru melalui media sosial dan memastikan bahwa mereka dalam keadaan aman meski sempat melewati malam yang sangat menegangkan. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan banyak orang.
Kate menyebut pemerintah setempat bekerja keras menjaga keamanan, sehingga ia merasa berada di tangan yang tepat meski tetap diliputi rasa gugup. Ia juga berharap situasi segera membaik.
Di sisi lain, dua putra Rio dari hubungan sebelumnya, Lorenz, 19 tahun, dan Tate, 17 tahun, tidak ikut pindah ke Dubai karena masih melanjutkan perkembangan karier sepak bola mereka di Inggris.
Berita Terkait
-
Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Lolos dari Maut, Pesawat Raisa Terbang 1 Jam Sebelum Bandara Dubai Dirudal
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley
-
Enzo Maresca Kandidat Kuat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
-
Umuh Muchtar Minta Persib Bandung Tak Terlena, Target Tetap Menang Lawan Persijap
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand: Babak Belur di Piala Asia 2027?