Bola / Bola Dunia
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand. (Instagram/@rioferdy5)
Baca 10 detik
  • Rio Ferdinand dan keluarganya mengalami situasi mencekam di Dubai akibat laporan serangan rudal yang terjadi belakangan ini.
  • Keluarga Ferdinand mencoba menjalani rutinitas normal, namun suara rudal dan ledakan keras membuat mereka cemas.
  • Ferdinand berusaha menjaga ketenangan sebagai ayah sementara keluarganya berlindung di ruang bawah tanah sebagai antisipasi.

Suara.com - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, membagikan pengalamannya menjalani situasi mencekam di Dubai setelah wilayah tersebut dilaporkan mengalami serangan rudal dalam beberapa hari terakhir.

Pria berusia 47 tahun itu pindah ke Uni Emirat Arab pada Agustus tahun lalu bersama sang istri, Kate, 34 tahun, serta anak-anak mereka, Shae, lima tahun, dan Cree, dua tahun. Putri Rio, Tia, 14 tahun, juga ikut menetap di sana.

Dubai sebelumnya menjadi pilihan banyak figur publik dunia, termasuk Amir Khan dan Lindsay Lohan. Namun, kondisi keamanan yang memanas belakangan ini membuat Ferdinand mengaku diliputi rasa khawatir terhadap keselamatan keluarganya.

Dalam podcast terbarunya, ia mengungkapkan bahwa pekan ini terasa sangat berbeda dibanding biasanya. Ia mengatakan keluarganya mencoba tetap menjalani rutinitas bersama, seperti berolahraga bersama di rumah, mirip suasana saat masa pandemi Covid-19.

“Kami juga sempat belajar dari rumah hari ini. Rasanya menakutkan ketika mendengar suara rudal, pesawat, dan jet tempur melintas di atas kami. Ada juga dentuman keras seperti ledakan besar, dan kami tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya, dilansir dari Daily Record.

Ferdinand menekankan bahwa peran sebagai ayah menjadi sangat penting di tengah situasi seperti ini. Ia berusaha tetap tenang agar anak-anaknya tidak semakin cemas.

“Menjelaskan kepada anak-anak tentang apa yang terjadi dan membantu mereka melewati situasi ini sangat penting, terutama sebagai kepala keluarga. Saya berusaha tetap tenang supaya semua orang juga bisa tetap tenang,” katanya.

Ia mengakui bahwa kondisi tersebut cukup menakutkan, meski di sisi lain ia merasa keluarganya tetap berada dalam perlindungan yang baik. Studio pribadinya bahkan ia sebut sebagai 'bunker' sementara.

Pada malam pertama ketika suara ledakan terdengar, mereka disarankan untuk turun ke ruang bawah tanah. Keluarga itu pun tidur bersama di sana dengan selimut dan perlengkapan seadanya.

Baca Juga: Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan

Sementara itu, Kate juga memberikan kabar terbaru melalui media sosial dan memastikan bahwa mereka dalam keadaan aman meski sempat melewati malam yang sangat menegangkan. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan banyak orang.

Kate menyebut pemerintah setempat bekerja keras menjaga keamanan, sehingga ia merasa berada di tangan yang tepat meski tetap diliputi rasa gugup. Ia juga berharap situasi segera membaik.

Di sisi lain, dua putra Rio dari hubungan sebelumnya, Lorenz, 19 tahun, dan Tate, 17 tahun, tidak ikut pindah ke Dubai karena masih melanjutkan perkembangan karier sepak bola mereka di Inggris.

Load More