-
Persebaya sukses menahan imbang Persib 2-2 lewat perjuangan mental yang luar biasa.
-
Bernardo Tavares melakukan perubahan taktik cerdik untuk meredam keunggulan postur pemain lawan.
-
Toni Firmansyah tampil impresif di posisi baru dan siap kerja keras demi tim.
Suara.com - Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi bisu perjuangan dramatis skuat Bajul Ijo saat menjamu Persib Bandung.
Juru taktik Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan apresiasi tinggi terhadap ketangguhan mental anak asuhnya di lapangan.
Klub kebanggaan warga Surabaya ini berhasil bangkit dari ketertinggalan hingga akhirnya menutup laga dengan skor 2-2.
Pertarungan sengit melawan sang juara bertahan tersebut menunjukkan kelas kompetisi yang sangat terbuka dan penuh tekanan.
Tavares mengaku tetap merasa bangga dengan performa yang ditunjukkan meskipun target poin penuh belum tercapai.
"Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,” kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Senin malam.
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut melihat kedua kesebelasan tampil sangat agresif dalam menciptakan peluang berbahaya.
Skor seri dinilai sebagai refleksi yang adil dari jalannya laga yang berlangsung saling serang sepanjang waktu.
Ketajaman lini depan kedua tim membuat tensi pertandingan tetap tinggi hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Baca Juga: Tahan Imbang Persib Bandung, Bernardo Tavares Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
Stategi pergantian pemain menjadi kunci penting bagi tuan rumah untuk menghindari kekalahan di kandang sendiri.
Milos Raickovic ditarik keluar setelah melakukan pelanggaran yang cukup berisiko di area krusial pada babak pertama.
Keputusan ini diambil Tavares karena melihat adanya penurunan kondisi fisik yang cukup signifikan pada sang pemain.
Faktor kelelahan akibat jadwal kompetisi yang sangat padat disinyalir menjadi penyebab utama performa Milos menurun.
Masuknya Gustavo Fernandes diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam skema serangan balik cepat Persebaya.
Risto Mitrevski kemudian didorong lebih maju untuk memperkuat lini tengah sekaligus membantu koordinasi pertahanan tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik