Bola / Bola Indonesia
Selasa, 03 Maret 2026 | 15:28 WIB
Tim Geypens (@TimnasXtra)
Baca 10 detik
  • John Herdman menghadapi krisis bek kiri menjelang laga debut di FIFA Series 2026.

  • Tim Geypens menjadi kandidat kuat pengganti Pratama Arhan dan Shayne Pattynama yang absen.

  • Bek FC Emmen tersebut memiliki jam terbang reguler dengan total 23 penampilan musim ini.

Suara.com - Sektor pertahanan sayap kiri Timnas Indonesia kini menjadi pusat perhatian menjelang agenda internasional FIFA Series 2026.

Pelatih anyar skuad Garuda, John Herdman, sedang dihadapkan pada situasi pelik terkait ketersediaan pemain belakangnya.

Namun secercah harapan muncul dari daratan Belanda melalui performa konsisten salah satu pemain potensial.

Pemain tersebut adalah Tim Geypens yang kini merumput di kompetisi kasta kedua Liga Belanda atau Eerste Divisie.

Kehadiran Geypens dianggap mampu menjawab keraguan publik atas kekosongan lini belakang Indonesia saat ini.

John Herdman yang baru menjabat sejak Januari lalu tengah merancang kekuatan untuk dua laga perdananya.

Ujian pertama pelatih asal Kanada tersebut adalah menghadapi tantangan dari tim St Kitts and Nevis.

Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada periode Maret ini.

Setelah itu Indonesia akan menantang salah satu di antara Kepulauan Solomon atau tim Eropa, Bulgaria.

Baca Juga: Maarten Paes Disebut Pembuat Masalah Terbesar Ajax Meski Tampil Gemilang Jadi Man of the Match

Pertemuan kedua tersebut akan sangat bergantung pada hasil yang diraih dalam semifinal FIFA Series 2026.

Sayangnya persiapan Herdman terganggu oleh absennya beberapa nama besar di posisi bek kiri utama.

Shayne Pattynama dipastikan tidak bisa memperkuat tim karena sedang menjalani sanksi skorsing kartu merah.

Hukuman tersebut ia terima saat membela Indonesia dalam pertandingan sengit melawan tim nasional Irak.

Kondisi semakin sulit karena Pratama Arhan juga harus menepi akibat cedera serius setelah menjalani operasi.

Eks pemain PSIS Semarang itu diprediksi belum bisa pulih tepat waktu untuk ajang FIFA Series.

Meski masih memiliki Calvin Verdonk, opsi pelapis di bangku cadangan terasa sangat terbatas bagi Herdman.

Dean James yang biasanya menjadi deputi juga baru saja melewati masa pemulihan cedera bulan lalu.

Pemain Go Ahead Eagles tersebut bahkan belum kembali dipercaya sebagai pemain utama sejak menit awal.

Pada laga terbaru kontra Excelsior, James hanya masuk sebagai pemain pengganti demi menjaga kondisi fisiknya.

Situasi ini memaksa tim kepelatihan mencari alternatif pemain yang benar-benar siap secara kebugaran.

Nama Tim Geypens muncul ke permukaan sebagai opsi paling logis untuk mengisi slot kosong tersebut.

Pemain yang baru menginjak usia 20 tahun ini sejatinya telah memegang status WNI sejak Februari 2025.

Sayangnya ia belum pernah sekalipun mencicipi atmosfer pertandingan bersama seragam Merah Putih di lapangan.

Sebelumnya FC Emmen sempat menolak melepas sang pemain saat dipanggil tim kelompok umur Indonesia.

Namun cerita akan berbeda jika panggilan yang datang berasal dari tim nasional level senior Indonesia.

Kualitas Geypens kembali teruji saat ia membela FC Emmen melawan Jong Utrecht pada Selasa dini hari.

Geypens masuk ke lapangan hijau pada menit ke-70 menggantikan peran Alaa Bakir di posisi sayap.

Berdasarkan data statistik dari Sofascore, pemain muda ini mencatatkan rating performa sebesar 6,5 poin.

Sepanjang 20 menit bermain, ia terlibat dalam empat duel darat dan memenangkan satu di antaranya.

Hingga saat ini Geypens telah membukukan total 23 penampilan kompetitif sepanjang musim berjalan.

Sembilan pertandingan di antaranya ia lalui sebagai pemain inti dengan kontribusi dua gol serta satu assist.

Catatan menit bermain yang reguler ini menjadi modal berharga bagi Geypens untuk menembus skuad utama.

Ketajaman dan konsistensi di Liga Belanda membuatnya sangat layak dipertimbangkan oleh pelatih John Herdman.

Kini keputusan berada di tangan pelatih untuk segera memanggil sang pemain ke Jakarta bulan ini.

Load More