Bola / Bola Indonesia
Selasa, 03 Maret 2026 | 15:48 WIB
Persib Bandung (AFC)
Baca 10 detik
  • John Herdman memantau pemain potensial dari laga Persebaya vs Persib untuk skuad Timnas.

  • Adam Alis dan Beckham Putra tampil impresif sebagai motor serangan Persib di Super League.

  • Ernando Ari dan Toni Firmansyah menjadi pemain Persebaya yang paling layak promosi ke timnas.

Selain Adam Alis, Beckham Putra juga menjadi aktor intelektual di balik tajamnya lini serang tim kebanggaan Bobotoh.

Masuk menggantikan Saddil Ramdani, adik kandung Gian Zola ini sukses menginisiasi lahirnya dua gol balasan bagi timnya.

Umpan matangnya kepada Adam Alis mengawali gol pertama, sementara operannya ke Berguinho menjadi kunci gol yang dicetak Andrew Jung.

Meskipun sempat dibekap cedera, Beckham tetap mampu berkontribusi lewat dua gol dan empat assist dari 29 penampilannya.

Potensi Beckham Putra yang pernah dipanggil Patrick Kluivert kini layak untuk diuji kembali dalam skema baru John Herdman.

Beralih ke kubu lawan, talenta muda milik Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, menunjukkan kelasnya sebagai calon bintang masa depan.

Meski belum memiliki catatan penampilan di tim nasional senior, kualitas visi bermain pemuda berusia 21 tahun ini sangat menjanjikan.

Ia memiliki rekam jejak mumpuni dengan total 34 penampilan serta koleksi lima gol pada berbagai level usia timnas.

Asis cantik yang ia berikan untuk gol Francisco Rivera semalam menjadi bukti nyata kapasitas teknis yang ia miliki.

Baca Juga: Mau Nonton Debut John Herdman? Cek Harga Tiket Termurah Timnas Indonesia di SUGBK

Bersama Bajul Ijo, Toni telah mendapatkan kepercayaan besar dengan total menit bermain mencapai 1.117 menit dalam 18 pertandingan.

Sektor penjaga gawang juga memunculkan nama Ernando Ari sebagai kandidat pelapis ideal bagi Emil Audero dan Maarten Paes.

Kiper utama Persebaya ini berkali-kali melakukan penyelamatan krusial yang mencegah gawangnya kebobolan lebih banyak dari serangan Persib.

Sejauh musim ini berjalan, Ernando telah mencatatkan tujuh clean sheet meskipun gawangnya sudah bergetar sebanyak 22 kali.

Jam terbangnya yang tinggi bersama pelatih Timnas Indonesia terdahulu menjadi modal berharga untuk kembali dipercaya menjaga gawang Garuda.

Load More