- Krisis geopolitik melibatkan AS, Iran, dan beberapa negara Timur Tengah mengancam partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
- Kekerasan di Meksiko pasca kematian bos kartel memicu kekhawatiran keamanan tuan rumah, meskipun FIFA menyatakan kepercayaan.
- Boston, AS, terancam kehilangan laga karena sengketa pendanaan keamanan sebesar $7,8 juta untuk izin stadion.
Turis Amerika Serikat bahkan diminta berlindung di beberapa negara bagian Meksiko sebelum situasi berangsur kondusif.
“Tentu saja kami memantau situasi di Meksiko hari-hari ini, tetapi saya ingin menegaskan sejak awal bahwa kami memiliki kepercayaan penuh pada Meksiko, pada presidennya Claudia Sheinbaum, dan pada otoritas setempat,” ujar Presiden FIFA, Gianni Infantino.
“Kami yakin semuanya akan berjalan semulus mungkin,” tambah Infantino.
Masalah lain muncul di Boston, Amerika Serikat. Hingga kini, FIFA belum mengantongi izin hiburan untuk menggelar pertandingan di Foxboro, markas Gillette Stadium.
Dewan kota (menolak memberikan lisensi karena sengketa pendanaan keamanan.
Terdapat kekurangan dana sebesar 7,8 juta dolar AS atau setara Rp131,8 miliar yang belum jelas sumber penutupannya.
Select Board menegaskan beban tersebut tidak bisa ditanggung pemerintah lokal maupun pembayar pajak.
Sementara itu, Kraft Group selaku pemilik stadion dan panitia lokal belum memberikan solusi konkret.
Batas waktu ditetapkan hingga 17 Maret. Jika tak ada kesepakatan, pertandingan Piala Dunia 2026 terancam tidak digelar di Foxboro.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
“Kami tidak siap mengeluarkan lisensi ini kecuali semuanya sudah beres. Banyak yang bilang tidak mungkin kami menolak, tapi saya tegaskan dewan ini tidak akan menerbitkan lisensi tanpa kepastian,” kata Wakil ketua Dewan Kota, Stephanie McGowan seperti dilansir dari 101greatgoals.
“Dananya harus ada. Kami kota kecil. Angka ini hampir 10 persen dari seluruh anggaran tahunan kami. Bagaimana mungkin kami mengeluarkan dana sebesar itu untuk FIFA yang datang 39 hari lalu pergi begitu saja?” ujarnya.
“Kami tidak bisa melakukan itu kepada pembayar pajak kami. Itu tidak bertanggung jawab,” tegas McGowan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
Baru Comeback, Rodrygo Cedera Lagi: Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol
-
Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia