-
Persija Jakarta bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC akibat kebobolan pada masa injury time.
-
Rizky Ridho merasa kecewa karena kehilangan poin penuh di hadapan pendukung sendiri di JIS.
-
Kapten Persija menegaskan peluang juara masih ada dengan menyapu bersih sisa sepuluh laga.
Kegagalan mempertahankan keunggulan di kandang sendiri memicu kekecewaan besar bagi seluruh elemen tim Persija Jakarta.
Rizky Ridho selaku pemimpin di lapangan hijau tidak bisa menutupi rasa sedihnya atas hasil tersebut.
Bek andalan Timnas Indonesia yang juga rekan Jay Idzes itu merasa kehilangan dua poin penting dalam upaya mengejar posisi puncak.
"Sayang sekali kita harus membuang dua poin lagi di kandang. Semuanya tentu kecewa dengan hasil ini," ujar Ridho usai laga.
Komentar tersebut mencerminkan betapa berharganya setiap poin bagi Persija dalam fase krusial kompetisi ini.
Meskipun merasa terpukul namun semangat juang para pemain Persija Jakarta dipastikan tetap membara hingga akhir.
Ridho menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memenangkan seluruh pertandingan yang tersisa nantinya.
Setiap laga kedepannya dianggap sebagai partai final yang wajib dimenangkan demi meraih trofi kasta tertinggi.
"Kita berusaha untuk memberikan tiga poin agar kita makin dekat ke klasemen atas sesuai dengan target kita juara," ungkap Ridho.
Baca Juga: Kritik Keras Mauricio Souza Setelah Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC
Keinginan kuat untuk membawa pulang gelar juara tetap menjadi motivasi utama bagi skuat Macan Kemayoran.
Peluang untuk menggeser posisi puncak masih terbuka lebar asalkan Persija konsisten meraih hasil yang maksimal.
Ridho percaya bahwa konsistensi dan kerja keras akan membawa timnya kembali ke jalur kemenangan yang diharapkan.
Mentalitas petarung menjadi modal utama bagi klub kebanggaan warga Jakarta ini untuk menghadapi tantangan berikutnya.
"Tapi asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan karena masih ada sepuluh laga tersisa yang semuanya adalah final buat kita," pungkasnya.
Pernyataan tegas tersebut menjadi alarm bagi para pesaing lainnya di zona papan atas klasemen liga.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Cerita Eks Ahli Gizi Real Madrid Kerja di Lingkungan Toxic: Saya Mimpi Buruk Tiap Malam
-
Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026
-
Kevin Diks Curhat Drama Penalti Menit Akhir Lawan Union Berlin yang Bikin Istrinya 'Jantungan' Parah
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Fabio Lafundes Berani Jamin! Rivaldo Pakpahan Layak Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Kritik Keras Mauricio Souza Setelah Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC
-
Drama Injury Time di JIS! Persija Jakarta Gagal Menang, Mauricio Souza Soroti Fokus dan Juara
-
Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Sukses Puncaki Daftar Top Skor Super League
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta