-
Tiga pemain kunci Timnas Indonesia absen di FIFA Series 2026 karena cedera parah.
-
Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam harus menjalani operasi medis yang serius.
-
Proses pemulihan panjang memaksa para pemain abroad ini menepi dari lapangan hijau sementara.
Nasib serupa juga menimpa spesialis lemparan ke dalam, Pratama Arhan, yang kini sedang berkiprah di Thailand.
Bek sayap kiri andalan Indonesia ini mendapat cedera saat membela klubnya, Bangkok United, di kompetisi Thai League 1.
Pemain yang berasal dari Blora tersebut terdiagnosa mengalami kerusakan pada jaringan meniskus di bagian lutut kanannya.
Demi memulihkan fungsi kakinya, Arhan harus menjalani tindakan operasi khusus di Rumah Sakit Samitivej Sukhumvit, Bangkok.
Hingga saat ini, tim medis belum bisa memastikan kapan pemilik 50 caps internasional tersebut bisa kembali merumput.
Kepastian yang ada hanyalah Pratama Arhan tidak akan terlibat dalam rencana taktik pelatih di ajang FIFA Series.
Sebelum kabar mengenai Arhan mencuat, kolega setimnya di Liga Thailand juga sudah lebih dulu masuk ruang perawatan.
Asnawi Mangkualam yang saat ini memperkuat Port FC harus menepi akibat masalah pada jaringan ligamen lututnya.
Pemain bertahan yang dikenal tak kenal lelah ini dilaporkan mengalami cedera ACL yang sangat ditakuti pesepak bola.
Baca Juga: Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026
Proses operasi untuk menangani masalah ligamen tersebut telah dilaksanakan Asnawi pada penghujung bulan Januari tahun 2026.
Mantan kapten timnas ini memberikan keterangan bahwa masa penyembuhan setelah pembedahan akan memakan waktu yang sangat lama.
Kehilangan Asnawi tentu menjadi pukulan telak mengingat perannya sebagai pemain inti di lini belakang klub Port FC.
Selain itu, ia kehilangan momen berharga untuk menguji kemampuannya melawan tim asuhan John Herdman di FIFA Series.
Situasi para pemain abroad ini menuntut tim kepelatihan nasional untuk segera mencari alternatif pengganti yang sepadan.
Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan mereka berjalan maksimal agar bisa segera kembali membela negara.
Ketidakhadiran trio andalan ini diyakini akan mengubah peta kekuatan dan skema permainan Timnas Indonesia secara signifikan.
Masyarakat pencinta sepak bola tanah air kini hanya bisa mendoakan kesembuhan total bagi para pahlawan lapangan hijau.
Absennya Marselino, Arhan, dan Asnawi memberikan kesempatan bagi pemain lokal lainnya untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.
FIFA Series 2026 akan menjadi ujian berat tanpa kehadiran para pemain berpengalaman yang sedang dalam masa penyembuhan.
Semoga proses rehabilitasi berjalan lancar sehingga mereka bisa kembali memperkuat kedaulatan sepak bola Indonesia di kancah dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus