Bola / Bola Indonesia
Rabu, 04 Maret 2026 | 15:19 WIB
Marselino Ferdinan (AFC)
Baca 10 detik
  • Tiga pemain kunci Timnas Indonesia absen di FIFA Series 2026 karena cedera parah.

  • Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam harus menjalani operasi medis yang serius.

  • Proses pemulihan panjang memaksa para pemain abroad ini menepi dari lapangan hijau sementara.

Nasib serupa juga menimpa spesialis lemparan ke dalam, Pratama Arhan, yang kini sedang berkiprah di Thailand.

Bek sayap kiri andalan Indonesia ini mendapat cedera saat membela klubnya, Bangkok United, di kompetisi Thai League 1.

Pemain yang berasal dari Blora tersebut terdiagnosa mengalami kerusakan pada jaringan meniskus di bagian lutut kanannya.

Demi memulihkan fungsi kakinya, Arhan harus menjalani tindakan operasi khusus di Rumah Sakit Samitivej Sukhumvit, Bangkok.

Hingga saat ini, tim medis belum bisa memastikan kapan pemilik 50 caps internasional tersebut bisa kembali merumput.

Kepastian yang ada hanyalah Pratama Arhan tidak akan terlibat dalam rencana taktik pelatih di ajang FIFA Series.

Sebelum kabar mengenai Arhan mencuat, kolega setimnya di Liga Thailand juga sudah lebih dulu masuk ruang perawatan.

Asnawi Mangkualam yang saat ini memperkuat Port FC harus menepi akibat masalah pada jaringan ligamen lututnya.

Pemain bertahan yang dikenal tak kenal lelah ini dilaporkan mengalami cedera ACL yang sangat ditakuti pesepak bola.

Baca Juga: Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026

Proses operasi untuk menangani masalah ligamen tersebut telah dilaksanakan Asnawi pada penghujung bulan Januari tahun 2026.

Mantan kapten timnas ini memberikan keterangan bahwa masa penyembuhan setelah pembedahan akan memakan waktu yang sangat lama.

Kehilangan Asnawi tentu menjadi pukulan telak mengingat perannya sebagai pemain inti di lini belakang klub Port FC.

Selain itu, ia kehilangan momen berharga untuk menguji kemampuannya melawan tim asuhan John Herdman di FIFA Series.

Situasi para pemain abroad ini menuntut tim kepelatihan nasional untuk segera mencari alternatif pengganti yang sepadan.

Fokus utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan mereka berjalan maksimal agar bisa segera kembali membela negara.

Load More