- Borussia Monchengladbach, diperkuat Kevin Diks, akan menghadapi Bayern Munich meski pelatih Eugen Polanski terancam dipecat.
- Gladbach berada di posisi ke-12 klasemen Bundesliga, hanya terpaut tiga poin dari zona play-off degradasi.
- Legenda klub Lars Stindl memberikan dukungan penuh kepada Polanski untuk terus memimpin tim menghadapi tekanan sulit.
Suara.com - Borussia Monchengladbach yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks kembali meraih hasil buruk setelah dilumat Bayern Munich 1-4 dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (7/3) dinihari WIB.
Kekalahan ini membuat posisi Gladbach di klasemen Bundesliga 2025/2026 semakin mengkhawatirkan.
Sebelum dibantai Bayern Munich, Kevin Diks Cs diterpa kabar kurang sedap. Pelatih mereka, Eugen Polanski dirumorkan akan dipecat setelah serangkaian hasil buruk.
Tekanan kepada Eugen Polanski memang cukup tinggi setelah Kevin Diks Cs tak mendapat hasil maksimal di beberapa pertandingan terakhir.
Meski begitu, Eugen Polanski mendapat dukungan penuh dari legenda klub, Lars Stindl.
Polanski menjalani musim pertamanya sebagai pelatih kepala di Bundesliga bersama klub yang sangat dekat dengan dirinya.
Namun perjalanan itu tidak berjalan mulus karena performa Borussia Monchengladbach naik turun dan sempat dihantui ancaman degradasi.
Saat ini Gladbach berada di posisi ke-12 klasemen dengan koleksi 25 poin.
Kevin Diks Cs hanya berjarak tiga poin dari zona play-off degradasi dan lima poin dari posisi degradasi langsung.
Baca Juga: Respons Kurniawan usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam dan Malaysia di Piala AFF U-17 2026
Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Polanski meningkat. Terlebih, Gladbach tercatat belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan Bundesliga terakhir.
Meski demikian, mantan kapten Gladbach Lars Stindl menegaskan bahwa Polanski tetap sosok yang tepat untuk memimpin tim. Ia bahkan mengaku sangat mendukung mantan rekan setimnya itu.
“Saya adalah penggemar besar Eugen. Saya sangat senang dia akhirnya mendapatkan kesempatan ini karena dia sudah berkali-kali membuktikan kualitasnya,” kata Stindl kepada ran.de.
Stindl juga terkesan dengan cara Polanski menghadapi tekanan sejak awal musim. Menurutnya, tidak mudah menangani situasi sulit seperti yang sedang dialami Gladbach.
“Dia menangani situasi yang sangat sulit di awal dengan sangat baik. Itu menunjukkan bahwa dia bisa menghadapi tekanan dan melewati masa-masa berat,” ujar Stindl.
Stindl juga menyinggung kemenangan dramatis Gladbach atas Union Berlin pekan lalu. Dalam laga itu, Borussia menang 1-0 berkat gol di masa injury time.
Berita Terkait
-
Respons Kurniawan usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam dan Malaysia di Piala AFF U-17 2026
-
Proyek Masa Depan John Herdman: 6 Pemain Keturunan Ini Eligible Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Jumpa Musuh Bebuyutan di Piala AFF U-17 2026, PSSI: Drawing Kita Syukuri
-
3 Gelandang Lokal Layak Gantikan Thom Haye Jadi Jenderal Tengah Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
2 Kriteria Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia Bocor ke Publik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan