Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Maret 2026 | 15:58 WIB
Persib Bandung (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Persib Bandung mengincar kemenangan atas Persik untuk mengamankan posisi puncak klasemen Liga 1.

  • Maung Bandung memiliki modal kuat dengan rekor tak terkalahkan di dua belas laga kandang.

  • Persik Kediri berjuang memperbaiki lini pertahanan mereka yang rapuh menjelang laga tandang di GBLA.

Suara.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi saksi perjuangan Persib Bandung dalam mempertahankan posisi teratas.

Pertandingan pekan ini mempertemukan sang pemuncak klasemen dengan tim tamu Persik Kediri pada Senin malam nanti.

Maung Bandung saat ini memegang kendali kompetisi dengan keunggulan tipis satu poin dari pesaing terdekatnya.

Kemenangan menjadi harga mati bagi anak asuh Bojan Hodak agar jarak poin dengan Borneo FC tetap aman.

Persaingan di papan atas semakin memanas mengingat tim rival telah menyelesaikan jumlah pertandingan yang lebih banyak.

Tuan rumah menatap laga ini dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi setelah rentetan hasil positif.

Persib tercatat belum menyentuh kekalahan dalam lima pertandingan terakhir yang mereka jalani di kompetisi resmi ini.

Empat kemenangan dari lima laga tersebut membuktikan betapa tajamnya lini serang dan solidnya pertahanan tim Bandung.

Keangkeran Stadion GBLA juga menjadi faktor krusial karena Persib belum terkalahkan dalam dua belas laga kandang.

Baca Juga: Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis

Statistik menunjukkan bahwa tidak ada satu pun tim tamu yang berhasil mencuri poin penuh di Bandung musim ini.

Di sisi lain, Persik Kediri datang dengan ambisi besar untuk merusak pesta tuan rumah di hadapan pendukungnya.

Pasukan Macan Putih berusaha mencari konsistensi permainan setelah mengalami pasang surut hasil dalam beberapa pekan terakhir.

Kemenangan tipis atas PSBS Biak pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi mereka.

Hasil tersebut sekaligus memutus rantai kekalahan beruntun yang sempat dialami saat menghadapi Persis Solo dan Bhayangkara.

Namun, tim kepelatihan harus memutar otak karena lini belakang mereka seringkali lengah dalam mengantisipasi serangan lawan.

Load More