- Persija Jakarta menyumbang 14 pemain ke Timnas Indonesia berbagai usia pada musim 2025/2026, termasuk enam pemain senior.
- Enam pemain utama dipanggil untuk FIFA Matchday Maret 2026, menunjukkan pengakuan atas performa konsisten mereka musim itu.
- Kontribusi ini merupakan hasil dari perekrutan pemain tepat dan peningkatan kualitas pembinaan akademi klub ibu kota.
Suara.com - Musim 2025/2026 menjadi momen membanggakan bagi Persija Jakarta setelah klub ibu kota itu mengirim banyak pemain ke tim nasional.
Total ada 14 pemain Persija yang mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Jumlah tersebut menjadikan Macan Kemayoran sebagai salah satu klub dengan kontribusi pemain nasional paling besar musim ini.
Dari total 14 pemain itu, enam nama dipanggil memperkuat tim senior untuk agenda FIFA Matchday atau FIFA Series Maret 2026.
Keenam pemain tersebut adalah Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathur Rahman, Jordi Amat, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra.
Pemanggilan ini menunjukkan bahwa performa para pemain Persija sepanjang musim mendapat perhatian serius dari tim pelatih tim nasional.
Performa konsisten di kompetisi domestik membuat para pemain tersebut dianggap siap membawa kualitas tambahan bagi skuad Garuda.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyebut keberhasilan ini juga dipengaruhi oleh proses perekrutan pemain yang tepat sepanjang musim.
Menurutnya, keputusan transfer terutama pada putaran kedua memberikan dampak besar terhadap kualitas tim secara keseluruhan.
Baca Juga: Ezra Walian dan Calvin Verdonk Reuni, akan Kembali Bersama Setelah 13 Tahun
Ia menilai bahwa pemanggilan pemain ke tim nasional merupakan hasil dari kombinasi kerja keras pemain dan strategi klub.
Selain tim senior, Persija juga memberikan kontribusi besar bagi tim nasional kelompok usia muda.
Lima pemain dipanggil ke skuad U-20, yakni Ahmad Mujadid, Theodore Evan Leeming, Fabio Azkairawan, Ibrah Ohorella, dan Radityo Raharjo.
Sementara itu, tiga pemain lainnya memperkuat skuad U-17 yaitu Abdillah Ishak, Ridho, dan Peres Akwila Tjoe.
Banyak dari pemain muda tersebut berasal langsung dari akademi Persija yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu menjadi bukti bahwa sistem pembinaan usia muda di Persija mulai menghasilkan talenta potensial bagi sepak bola nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Siapa Rafael Van der Vaart? Legenda Belanda yang Marahi Maarten Paes, Punya Anak Berdarah Indonesia
-
Apa Itu Balas Dendam? Striker PSG Tak Minat
-
Banyak Pemain Top, Pelatih Chelsea Bingung Tentukan Starting Line-up Lawan PSG
-
Serius Hadapi Manchester City, Federico Valverde: Harus Siap Fisik dan Mental
-
Pep Guardiola Pastikan Rotasi Pemain saat Lawan Real Madrid
-
Maarten Paes Disuruh Pulang ke Amerika oleh Legenda Belanda, Ada Apa?
-
Bukan Sekadar Clean Sheet: Alasan Teja Paku Alam Kalah Saing di Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Mikel Arteta Bantah Incar Quadruple
-
Kalah dari Bhayangkara, Pelatih Arema FC Salahkan Wasit
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Eliano Reijnders Ungkap Misi Besar