- Pemain Timnas Putri Iran, Mohaddeseh Zolfi, membatalkan permintaan suakanya di Australia dan memilih untuk kembali ke negaranya.
- Keputusan ini diambil di tengah klaim adanya tekanan dan intimidasi dari pemerintah Australia dan AS agar para pemain mencari suaka.
- Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengonfirmasi perubahan keputusan tersebut dan pihak Iran menyambut kepulangan sang atlet.
Suara.com - Bintang Timnas Putri Iran Mohaddeseh Zolfi secara mengejutkan membatalkan niatnya untuk mencari suaka dan memilih pulang ke negaranya.
Keputusan besar tersebut ia ambil di tengah gencarnya tawaran suaka dari pemerintah Australia usai membela negaranya di ajang Piala Asia Wanita AFC.
Sikap patriotik sang pemain ini seolah menjadi bantahan tegas atas berbagai spekulasi mengenai adanya ancaman yang membuatnya memilih meninggalkan Australia.
Mohaddeseh Zolfi sebelumnya memang sempat mengajukan permohonan suaka di Australia di bawah tekanan intens dari pemerintah setempat dan media.
Namun, ia kini telah menarik kembali permintaan suakanya dan mengumumkan keinginannya untuk kembali ke Iran.
Kabar ini bahkan telah dikonfirmasi secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke.
Burke menyatakan, “Salah satu dari dua anggota tim sepak bola wanita Iran yang ditawari suaka telah mempertimbangkan kembali keputusannya."
"Setelah berkonsultasi dengan rekan satu timnya, dia menghubungi kedutaan Iran. Di Australia, orang bebas untuk berubah pikiran, dan kami menghormati keputusan itu.”
Laporan media internasional kemudian mengidentifikasi pemain yang dimaksud adalah Mohaddeseh Zolfi.
Baca Juga: Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia
Timnas putri Iran sendiri berada di Australia untuk berpartisipasi dalam kompetisi Piala Asia Wanita AFC.
Selama berada di sana, mereka disebut menghadapi iklim intimidasi dan paksaan yang diatur oleh pemerintah Australia dengan dukungan langsung dari Amerika Serikat.
Polisi Australia bahkan dilaporkan berulang kali mendekati para pemain dan mendesak mereka untuk mencari suaka.
Situasi memuncak hingga Presiden AS Donald Trump saat itu menyatakan bahwa jika Australia tidak memberikan mereka tempat tinggal, Amerika Serikat yang akan melakukannya.
Ancaman dan tekanan yang diberikan oleh otoritas Australia dan kelompok anti-revolusioner selama turnamen olahraga tersebut digambarkan sebagai kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Meskipun ada berbagai rintangan, delegasi tim nasional Iran akhirnya meninggalkan Sydney menuju Kuala Lumpur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit