- PSSI sedang memproses naturalisasi dua pemain keturunan baru untuk memperkuat Timnas Indonesia sesuai keinginan pelatih John Herdman.
- Ketua BTN Sumardji meminta publik bersabar menunggu hingga semua tahapan administrasi naturalisasi rampung dan diumumkan resmi.
- Proses naturalisasi melibatkan banyak lembaga negara, dari PSSI, Kemenkumham, hingga persetujuan akhir dari Presiden dan DPR RI.
Suara.com - Isu kedatangan dua pemain keturunan baru untuk memperkuat Timnas Indonesia semakin menguat. Namun hingga kini, PSSI belum membuka identitas kedua pemain yang tengah diproses untuk dinaturalisasi.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, meminta publik bersabar hingga seluruh tahapan administrasi selesai.
Ia menegaskan proses yang sedang berjalan masih memerlukan waktu sebelum diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Rencana penambahan pemain keturunan ini sebelumnya memang dikaitkan dengan keinginan pelatih John Herdman yang disebut ingin memperkuat skuad Garuda dengan dua amunisi baru.
Isu tersebut mencuat setelah adanya pertemuan antara Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dengan pihak Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Pertemuan itu turut membahas sejumlah agenda terkait sepak bola nasional, termasuk kemungkinan naturalisasi pemain.
Informasi mengenai pembahasan tersebut pertama kali diungkap oleh Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot.
Ia menyebut isu Timnas Indonesia menjadi salah satu topik yang dibicarakan Erick Thohir bersama Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas.
Meski demikian, Sumardji tetap memilih berhati-hati dan belum bersedia membeberkan identitas dua pemain yang dimaksud.
Baca Juga: Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
Ia menegaskan PSSI akan menyampaikan informasi tersebut setelah seluruh proses resmi rampung.
“Mengenai itu saya belum bisa berbicara banyak kaitannya dengan naturalisasi. Itu akan kita sampaikan di kesempatan berikutnya. Kita akan tunggu dahulu perkembangannya,” kata Sumardji kepada awak media.
Sinyal mengenai rencana naturalisasi pemain keturunan juga sempat disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Ia tidak menampik bahwa federasi sedang menjalankan proses terkait kehadiran pemain baru untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Menurut Arya, tahapan naturalisasi memang membutuhkan proses panjang karena melibatkan sejumlah lembaga negara. Karena itu, PSSI harus menunggu hingga seluruh prosedur administratif selesai sebelum pemain tersebut resmi menjadi warga negara Indonesia.
Secara umum, proses naturalisasi pemain keturunan dimulai dari pengajuan oleh PSSI kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Selanjutnya dokumen tersebut diproses di Kementerian Hukum, lalu diteruskan ke Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, hingga melibatkan Badan Intelijen Negara.
Setelah itu, permohonan akan dibawa kepada Presiden Republik Indonesia untuk mendapatkan persetujuan melalui keputusan presiden sebelum akhirnya dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Apabila seluruh tahapan tersebut rampung dan keputusan presiden telah diterbitkan, pemain yang dinaturalisasi akan menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Kementerian Hukum sebelum resmi memperkuat Timnas Indonesia di kancah internasional.
Berita Terkait
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Mauricio Souza Doakan 6 Pemain Persija Tembus Skuad Final Timnas Indonesia
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Tampil 84 Menit, Intip Statistik Memukau Calvin Verdonk saat Lille Hajar Rennes
-
Kiper Terbaik Super League Dicuekin John Herdman, Sumardji Beri Penjelasan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia
-
Dokumen Bermasalah, Perjalanan Uruguay ke AS untuk Piala Dunia 2026 Tertunda
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid