- Bek Indonesia, Kevin Diks, mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama memakai ban kapten Bundesliga saat laga Gladbach.
- Momen bersejarah itu terjadi menit ke-87 saat Diks menggantikan kapten Nico Elvedi yang mengalami kram saat melawan St. Pauli.
- Kemenangan 2-0 atas St. Pauli sangat krusial untuk Borussia Mönchengladbach menjauhi zona degradasi Bundesliga musim ini.
Suara.com - Bek timnas Indonesia, Kevin Diks, mencatat sejarah di Bundesliga saat membantu Borussia Mönchengladbach meraih kemenangan penting 2-0 atas FC St. Pauli.
Selain membawa tim menjauh dari zona degradasi, Diks menjadi pemain Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di kompetisi tertinggi Jerman.
Momen bersejarah itu terjadi pada menit ke-87 ketika Diks menggantikan kapten tim Nico Elvedi yang mengalami kram.
Dengan mengenakan ban kapten hingga akhir laga, ia resmi mencatatkan diri sebagai pemain Indonesia pertama dalam sejarah Bundesliga yang memimpin tim di lapangan.
Kemenangan tersebut sangat penting bagi Gladbach dalam persaingan keluar dari zona bawah klasemen.
Tambahan tiga poin membuat jarak mereka dengan pesaing langsung semakin aman dalam perebutan tiket bertahan di Bundesliga musim ini.
Diks menjadi pemain ketiga Gladbach yang mengenakan ban kapten musim ini.
Sebelumnya, tanggung jawab tersebut juga pernah dipegang oleh Rocco Reitz, yang absen dalam laga ini setelah menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Musim ini, Gladbach juga mencatat beberapa rekor individu lainnya.
Baca Juga: Respons Wonderkid Arsenal Usai Diincar Timnas Indonesia: Saya Sudah Bicara ke Beberapa Orang
Salah satunya dibuat oleh pemain muda Wael Mohya yang menjadi debutan termuda klub di Bundesliga sekaligus pencetak gol termuda dalam sejarah tim setelah mencetak gol ke gawang Bayern.
Meski mencatat sejarah pribadi, Diks menegaskan fokus utama tim tetap bertahan di Bundesliga.
Diks menilai kemenangan atas St. Pauli sangat krusial dalam situasi penuh tekanan di papan bawah.
“Kepercayaan itu sangat penting dalam perjuangan menghindari degradasi. Ada tekanan besar dalam pertandingan ini, tetapi kami menerimanya dan bermain lebih efektif,” kata Diks seusai pertandingan seperti dilansir dari 90min.de
Ia menambahkan bahwa hasil lebih penting daripada permainan indah dalam situasi seperti ini.
“Mungkin ini bukan permainan terbaik kami, tetapi dalam perebutan bertahan di Bundesliga, tiga poin adalah yang paling penting,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Respons Wonderkid Arsenal Usai Diincar Timnas Indonesia: Saya Sudah Bicara ke Beberapa Orang
-
Daftar Cedera Timnas Indonesia Bertambah, Kini Giliran Ivar Jenner Tumbang
-
Rekam Jejak Mentereng Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia Simon Grayson
-
Dipanggil John Herdman Kembali ke Timnas Indonesia, Reaksi Elkan Baggott Bikin Merinding
-
Update Pemain Abroad Timnas Indonesia di Eropa: Dean James Pesta Gol, Jay Idzes Telan Pil Pahit
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan