- Paris Saint-Germain sambangi markas Chelsea pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions dengan modal keunggulan agregat 5-2.
- Meski berada di atas angin, pelatih Luis Enrique memperingatkan para pemainnya untuk tidak lengah dan tetap mengontrol jalannya laga.
- Enrique menjadikan pengalaman musim lalu saat nyaris terpeleset lawan Aston Villa sebagai pelajaran berharga agar timnya tetap fokus mengejar kemenangan.
Suara.com - Skuad Paris Saint-Germain datang dengan keunggulan agregat besar jelang lawatan krusial mereka ke Markas Chelsea pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Pertarungan penentuan tiket perempat final ini dijadwalkan akan berlangsung sengit di rumput hijau Stamford Bridge pada hari Selasa waktu setempat.
Menyadari status timnya yang sedang berada di atas angin, pelatih kepala Luis Enrique dengan tegas memperingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan.
Rombongan raksasa Prancis tersebut mendarat di ibu kota Inggris dengan membawa modal fantastis berupa kemenangan telak 5-2 dari pertemuan pekan lalu.
Keunggulan marjin tiga gol ini secara matematis membuat langkah skuad tamu sangat ringan karena mereka tetap akan lolos meskipun kalah dengan selisih maksimal dua gol.
Meski memiliki keuntungan besar tersebut, sang juru taktik asal Spanyol menolak anggapan bahwa tiket lolos sudah sepenuhnya berada di dalam genggaman mereka.
"Leg kedua selalu berbeda. Kami siap dan terbiasa memainkan pertandingan seperti ini, dan kami ingin tampil baik," kata Luis Enrique dikutip dari Antara.
Ia menuntut para pemainnya untuk tetap fokus penuh dan berusaha mengincar penguasaan bola secara maksimal sejak peluit babak pertama dibunyikan.
"Anda tidak boleh lengah dalam pertandingan seperti ini. Yang kami tuju adalah mengendalikan permainan, meskipun mustahil untuk melakukannya sepenuhnya," jelas Enrique.
Baca Juga: Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
Sikap waspada tingkat tinggi ini bukan tanpa alasan kuat jika berkaca pada pengalaman mendebarkan mereka di pentas Eropa musim sebelumnya.
Kala itu, Les Parisiens nyaris terpeleset saat bersua wakil Inggris lainnya yakni Aston Villa pada fase perempat final.
Setelah menang meyakinkan 3-1 pada pertemuan perdana, mereka justru harus bertarung mati-matian usai menelan kekalahan 2-3 pada leg penentuan di markas lawan.
"Saya rasa itu adalah contoh yang jelas tentang bagaimana pertandingan semacam ini bisa terjadi. Akan ada momen-momen sulit selama pertandingan," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Catatan sejarah tersebut kini dijadikan pelajaran berharga bagi tim tamu agar tidak mengulangi kelengahan yang sama.
"Kita perlu tahu bagaimana mengatasi momen-momen sulit tersebut. Namun, tujuan kita tetap untuk memenangkan pertandingan," pungkas Enrique.
Berita Terkait
-
Arsenal vs Bayer Leverkusen: Comeback Trossard Bawa Angin Segar, Odegaard dan Timber Menepi
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Banyak Klub Incar Gonzalo Garcia, Real Madrid Siap Lepas di Musim Panas