- Manchester City tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat 1-5 dari Real Madrid, diwarnai kartu merah langsung Bernardo Silva pada menit ke-20.
- Pep Guardiola menolak menyalahkan Bernardo Silva, menyebut aksi menahan bola dengan tangan tersebut sebagai refleks alami yang sulit dihindari.
- Kekalahan menyakitkan ini memperpanjang rekor buruk The Citizens yang selalu dieliminasi oleh Real Madrid pada fase gugur dalam tiga musim terakhir.
Suara.com - Para penggemar Manchester City baru saja menyaksikan momen pahit saat tim kesayangan mereka tersingkir dari panggung Liga Champions musim ini.
Kekalahan agregat 1-5 dari Real Madrid di babak 16 besar tersebut turut diwarnai oleh insiden kartu merah yang menimpa Bernardo Silva.
Meski begitu, pelatih kepala Pep Guardiola dengan tegas menolak untuk menjadikan anak asuhnya tersebut sebagai kambing hitam atas kegagalan tim.
Momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan leg kedua tersebut terjadi tepat pada menit ke-20 di Etihad Stadium, Rabu pagi waktu Indonesia Barat.
Gelandang andalan tim nasional Portugal itu terpaksa diusir keluar lapangan setelah terbukti menghentikan tendangan Vinicius Junior menggunakan tangan di area terlarang.
Keputusan wasit memberikan kartu merah langsung dan hadiah penalti untuk kubu tamu sempat membuat publik tuan rumah terhenyak seketika.
Namun, sang juru taktik asal Spanyol justru memberikan pembelaan penuh terhadap aksi yang dilakukan oleh pemain sayapnya tersebut di atas lapangan.
"Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva," ujar Pep Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona ini memaklumi bahwa gerakan tangan tersebut murni terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan dari sang pemain.
Baca Juga: Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
"Tindakan yang dilakukan Bernardo merupakan reflex alami. Ini bukan salah satu yang dapat dihindari," imbuh Pep Guardiola.
Sikap protektif sang manajer menunjukkan betapa ia sangat menghargai kontribusi besar anak asuhnya selama berseragam The Citizens.
"Tidak pernah saya akan menyalahkan pemain saya untuk itu terutama Bernardo setelah apa yang telah dilakukannya untuk kita selama bertahun-tahun," kata Pep Guardiola.
Hasil minor melawan skuad Los Blancos ini secara resmi mengubur mimpi skuad Manchester Biru untuk melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa.
Kegagalan ini sekaligus memperpanjang rekor buruk mereka yang selalu angkat koper saat berjumpa Los Galacticos di fase gugur dalam tiga musim beruntun.
Padahal, memori manis sempat tercipta pada musim 2022/2023 ketika mereka sukses menghancurkan raksasa Spanyol tersebut dengan agregat telak 5-1 di babak semifinal.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf