Bola / Bola Indonesia
Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB
Luke Vickery saat ini memperkuat Macarthur FC di kompetisi A-League. [instagram.com/@luke.vickery]
Baca 10 detik
  • PSSI fokus pada naturalisasi dua pemain keturunan Eropa untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia karena kurangnya konsistensi striker.
  • Luke Vickery, striker keturunan yang bermain di Macarthur FC Australia, menjadi kandidat kuat naturalisasi dan telah berkomunikasi dengan pelatih John Herdman.
  • Vickery menyatakan kesiapan membela Garuda dan menawarkan fleksibilitas karena mampu bermain di berbagai posisi menyerang, meski belum ada pernyataan resmi PSSI.

Suara.com - Isu naturalisasi kembali menguat di tubuh PSSI. Federasi disebut tengah membidik dua pemain keturunan yang merumput di Eropa untuk memperkuat Timnas Indonesia, dengan fokus utama pada sektor lini serang.

Kebutuhan tambahan striker memang menjadi perhatian serius. Selama ini, lini depan Garuda masih sangat bergantung pada Ole Romeny.

Sementara opsi lain seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Jens Raven, dan Mauro Zijlstra dinilai belum sepenuhnya konsisten untuk menjadi tumpuan utama.

Padatnya agenda sepanjang 2026 membuat federasi bergerak cepat mencari solusi, salah satunya melalui program naturalisasi guna menambah kedalaman skuad di lini depan.

Dari sejumlah nama yang beredar, Luke Vickery muncul sebagai kandidat kuat. Pemain keturunan Indonesia yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat, itu saat ini memperkuat Macarthur FC di kompetisi A-League.

Performa Vickery musim ini terbilang menjanjikan. Ia sudah mencatatkan empat gol dan satu assist, serta mengoleksi lebih dari seribu menit bermain dari total 19 pertandingan—angka yang cukup impresif untuk pemain berusia 20 tahun.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Vickery juga sudah menjalin komunikasi dengan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.

Hal ini semakin memperkuat spekulasi bahwa proses naturalisasinya bisa segera terealisasi.

Dalam sebuah wawancara, Vickery memberikan sinyal positif terkait peluang membela skuad Garuda. Ia mengaku siap berkontribusi dan menawarkan fleksibilitas di lini depan.

Baca Juga: Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?

"Saya bisa bermain sebagai striker, tapi biasanya bermain sebagai pemain sayap," kata Luke Vickery di kanal YouTube Yussa Nugraha.

"Mau penyerang sayap kiri atau kanan tidak masalah. Saya suka keduanya. Aku bisa menggunakan kedua kaki," jelasnya.

Dengan kemampuan bermain di berbagai posisi menyerang, Vickery dinilai bisa menjadi opsi menarik bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional ke depan.

Meski begitu sampai dengan saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI siapa pemain naturalisasi yang sedang diproses menjadi WNI.

Load More