Bola / BolaTaiment
Kamis, 19 Maret 2026 | 20:53 WIB
Ketua Federasi Bridge Asia Tenggara (SEABF), Michael Bambang Hartono saat menghadiri acara Pembukaan Liga Bridge Indonesia 2020 di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Baca 10 detik
  • Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura.
  • Djarum Group di bawah kepemimpinan Hartono mengakuisisi klub Como 1907 Italia pada tahun 2019.
  • Akuisisi tersebut berdampak positif signifikan hingga Como 1907 berhasil promosi ke Serie A musim 2024/2025.

Suara.com - Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.

Ucapan belasungkawa juga datang dari klub Italia, Como 1907. Dalam pernyataannya, klub menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Djarum Group.

“Di bawah kepemimpinan keluarga, klub memasuki babak baru dalam sejarahnya. Kami mengenangnya dengan rasa hormat dan terima kasih,” tulis Como 1907.

Michael Bambang Hartono merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Setelah sang ayah wafat pada 1963, ia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, membesarkan perusahaan hingga menjadi raksasa industri rokok.

Como 1907 dibeli oleh Grup Djarum melalui SENT Entertainment pada tahun 2019 saat klub tersebut berada di kasta keempat (Serie D) Italia.

Michael Bambang Hartono bersama saudaranya menyelamatkan klub yang bangkrut dan terpuruk, lalu melakukan perombakan manajemen dan infrastruktur besar-besaran, hingga berhasil promosi ke Serie A pada musim 2024/2025.

Mereka membeli klub yang sudah bangkrut itu pada harga 800 ribu euro, setara dengan Rp12,5 miliar.

Nilai sebesar itu hanya "recehan" dibandingkan dengan jumlah kekayaan Djarum yang menurut perhitungan Forbes pada akhir 2024 mencapai 50,3 miliar dolar AS (Rp818 triliun).

Awalnya perjalanan Como di Serie A biasa-biasa saja, tapi perlahan mereka menemukan warna yang membuat komunitas sepak bola Italia berpaling kepadanya.

Baca Juga: Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Musim ini dilatih Cesc Fabregas, Como 1907 bertengger di peringkat ke-4 klasemen Serie A Italia mengemas 54 poin, selisih 5 poin dari Napoli di posisi ketiga.

Kontributor: Azka Putra

Load More