- Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura.
- Djarum Group di bawah kepemimpinan Hartono mengakuisisi klub Como 1907 Italia pada tahun 2019.
- Akuisisi tersebut berdampak positif signifikan hingga Como 1907 berhasil promosi ke Serie A musim 2024/2025.
Suara.com - Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.
Ucapan belasungkawa juga datang dari klub Italia, Como 1907. Dalam pernyataannya, klub menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Djarum Group.
“Di bawah kepemimpinan keluarga, klub memasuki babak baru dalam sejarahnya. Kami mengenangnya dengan rasa hormat dan terima kasih,” tulis Como 1907.
Michael Bambang Hartono merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Setelah sang ayah wafat pada 1963, ia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, membesarkan perusahaan hingga menjadi raksasa industri rokok.
Como 1907 dibeli oleh Grup Djarum melalui SENT Entertainment pada tahun 2019 saat klub tersebut berada di kasta keempat (Serie D) Italia.
Michael Bambang Hartono bersama saudaranya menyelamatkan klub yang bangkrut dan terpuruk, lalu melakukan perombakan manajemen dan infrastruktur besar-besaran, hingga berhasil promosi ke Serie A pada musim 2024/2025.
Mereka membeli klub yang sudah bangkrut itu pada harga 800 ribu euro, setara dengan Rp12,5 miliar.
Nilai sebesar itu hanya "recehan" dibandingkan dengan jumlah kekayaan Djarum yang menurut perhitungan Forbes pada akhir 2024 mencapai 50,3 miliar dolar AS (Rp818 triliun).
Awalnya perjalanan Como di Serie A biasa-biasa saja, tapi perlahan mereka menemukan warna yang membuat komunitas sepak bola Italia berpaling kepadanya.
Baca Juga: Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan
Musim ini dilatih Cesc Fabregas, Como 1907 bertengger di peringkat ke-4 klasemen Serie A Italia mengemas 54 poin, selisih 5 poin dari Napoli di posisi ketiga.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum
-
Profil dan Rekam Jejak Michael Bambang Hartono, Bos Djarum Meninggal Dunia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko
-
25 Sentuhan Tanpa Tembakan, Cristiano Ronaldo Jadi Beban Alih-alih Andalan Portugal?
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Persija Siapkan Anggaran Besar untuk Shin Tae-yong, Bidik Gelar Juara dan Pentas Asia
-
Alasan Persija Lepas Hanif Sjahbandi Meski Kontrak Masih Panjang
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya