Bisnis / Inspiratif
Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB
Foto: Michael Bambang Hartono (ketiga dari kanan) saat menjadi atlet bridge Indonesia di ajang Asian Games 2018 di Jakarta. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia di Singapura pada Kamis, 19 Maret 2026.
  • Beliau adalah penerus dan pemilik perusahaan rokok besar Djarum yang didirikan ayahnya di Kudus.
  • Michael Hartono dikenal sebagai konglomerat kaya raya dan atlet nasional cabang olahraga bridge Indonesia.

Suara.com - Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 di Singapura. Kabar wafatnya salah satu orang terkaya di Indonesia tersebut disampaikan oleh Corporate Communication Senior Manager Group Djarum Budi Darmawan.

"Keluarga besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya pimpinan kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," kata Budi Darmawan di Jakarta.

Manajemen Grup Djarum masih menunggu informasi dari keluarga mengenai informasi lokasi rumah duka dan waktu pemakaman.

"Mengenai info rumah duka dan pemakaman, kami menunggu info keluarga," ucapnya.

Michael Bambang Hartono merupakan pimpinan dan pemilik perusahaan rokok besar Djarum. Ia merupakan anak dari Oei Wie Gwan yang merupakan pendiri PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah.

Setelah Oei Wie Gwan meninggal dunia pada 1963, Bambang dan adiknya, Robert Budi Hartono membangun perusahaan Djarum hingga menjadi salah satu perusahaan raksasa yang produk rokoknya berhasil menjangkau berbagai pasar mancanegara.

Bambang dan Budi merupakan dua konglomerat yang rutin masuk dalam daftar 10 orang terkaya Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bambang juga dikenal sebagai salah satu pemegang saham bank swasta terbesar di Indonesia yakni BCA dan juga atlet nasional untuk cabang olahraga bridge.

Load More