- Timnas Iran mengonfirmasi partisipasi di Piala Dunia 2026, tetapi menolak bermain di Amerika Serikat karena ketegangan politik.
- Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, meminta FIFA memindahkan laga grup Iran dari AS ke Meksiko karena isu keamanan.
- FIFA berpegang pada jadwal resmi Desember 2025 seraya berkomunikasi dengan Iran mengenai permintaan pemindahan lokasi pertandingan tersebut.
Suara.com - Timnas Iran memastikan tetap tampil di Piala Dunia FIFA 2026, namun menolak memainkan pertandingan di Amerika Serikat.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan politik dan kekhawatiran soal keamanan.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa timnya tidak akan mundur dari turnamen.
Namun, ia menyebut Iran akan memboikot Amerika sebagai lokasi pertandingan fase grup.
“Kami akan memboikot Amerika, tetapi tidak memboikot Piala Dunia,” ujar Taj dilansir dari Aljazeera.
Ia menambahkan, pihak federasi tengah bernegosiasi dengan FIFA agar laga Iran dipindahkan ke Meksiko.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, dengan tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Iran sebelumnya dijadwalkan memainkan seluruh laga grup di wilayah Amerika Serikat.
Situasi ini muncul setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkat sejak akhir Februari.
Baca Juga: 12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pemain dan ofisial tim.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menyatakan bahwa pemain Iran tetap diperbolehkan bermain di AS.
Namun, ia juga menyinggung potensi risiko terhadap keselamatan mereka.
Pernyataan tersebut kemudian dijadikan dasar oleh pihak Iran untuk meminta pemindahan venue pertandingan.
Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan negaranya siap menjadi tuan rumah bagi laga Iran.
Di sisi lain, FIFA menyatakan masih berpegang pada jadwal resmi yang diumumkan pada Desember 2025.
Berita Terkait
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Ramadan di Wisconsin
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026