News / Internasional
Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB
Petugas melakukan pemantauan hilal untuk awal Ramadhan di Masjid Al Musyariin Basmol, Jakarta, Indonesia, Selasa (17/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Idul Fitri 1405 H di Iran diperkirakan jatuh pada Sabtu, 20 Maret 2026, meskipun hilal Syawal tidak terlihat.
  • Arab Saudi mengumumkan Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah hilal tidak teramati pada Rabu malam.
  • Keputusan awal bulan di kedua negara didasarkan pada tradisi Islam melalui pengamatan langsung hilal Syawal.

Suara.com - Penetapan awal bulan Syawal 1405 Hijriah di Iran mulai menemui titik terang.

 Idul Fitri di Iran diperkirakan jatuh pada Sabtu 20 Maret 2026 atau 1 Farvardin 1405.

Farvardin adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah Matahari (kalender resmi Iran), yang menandai awal musim semi dan tahun baru Persia atau Nowruz.

Anggota tim rukyatul hilal dari kantor kepemimpinan Iran, Hojatoleslam Mohammad Mohadnejad, menyebut bahwa hilal Syawal tidak akan terlihat pada Kamis, 19 Maret 2026 waktu setempat.

“Menurut perkiraan para pakar, hilal bulan Syawal tidak dapat diamati di seluruh wilayah Iran pada hari tersebut,” ujarnya dilansir dari Bartarinha.ir

Namun, keputusan resmi tetap menunggu hasil rukyat dan pengumuman otoritas terkait.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah hilal bulan Syawal tidak terlihat pada pemantauan yang dilakukan Rabu malam, 18 Maret 2026.

Dengan demikian, bulan Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari.

Komite rukyat yang bertugas memantau kemunculan bulan sabit memastikan tidak ada laporan terlihatnya hilal di berbagai wilayah.

Baca Juga: Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya

Keputusan tersebut diambil sesuai tradisi Islam yang menetapkan awal bulan berdasarkan pengamatan langsung.

“Hilal tidak terlihat, sehingga Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari dan Idul Fitri jatuh pada hari Jumat,” demikian pernyataan resmi otoritas setempat seperti dilansir dari gulfnews.

Pengumuman ini sekaligus memastikan jadwal libur nasional di Arab Saudi yang sebelumnya telah disiapkan pemerintah.

Kontributor: Azka Putra

Load More