- Menteri luar negeri negara Arab dan Islam menuntut Iran menghentikan serangan terhadap negara tetangga dalam pertemuan di Riyadh, Kamis (19/3).
- Negara-negara tersebut menekankan masa depan hubungan bergantung pada penghormatan Iran terhadap kedaulatan dan non-intervensi.
- Mereka mengecam serangan rudal dan drone Iran terhadap target sipil serta mendesak pemenuhan Resolusi DK PBB 2817.
Suara.com - Para menteri luar negeri dari negara-negara Arab dan Islam mendesak Iran segera menghentikan serangan terhadap tetangga mereka.
Para negara Teluk ini memperingatkan, masa depan hubungan dengan Teheran bergantung pada penghormatan terhadap kedaulatan dan non-intervensi.
Pernyataan bersama itu dirilis usai pertemuan konsultatif di Riyadh pada, Kamis (19/3) waktu setempat.
Para menteri negara Arab itu menegaskan, aksi Iran baik langsung maupun melalui kelompok sekutu, telah mengancam stabilitas regional dan merusak peluang diplomasi.
“Masa depan hubungan dengan Iran bergantung pada penghormatan terhadap kedaulatan negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri,” demikian isi pernyataan tersebut seperti dilansir dari Arab News.
Pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari Azerbaijan, Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Turki, dan Uni Emirat Arab.
Para menlu mengecam keras serangan yang disebut sebagai tindakan sengaja menggunakan rudal balistik dan drone.
Targetnya mencakup infrastruktur sipil seperti fasilitas minyak, pabrik desalinasi, bandara, kawasan permukiman, hingga gedung diplomatik di negara-negara Teluk.
Mereka menegaskan, aksi tersebut tidak dapat dibenarkan dengan dalih apa pun, meski Iran diserang terlebih dahulu oleh Israel dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Ramadan di Wisconsin
Negara-negara terdampak juga dinyatakan berhak membela diri sesuai Pasal 51 Piagam PBB.
Selain itu, Iran juga didesak menaati Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817.
Resolusi tersebut menuntut penghentian serangan serta melarang dukungan, pendanaan, dan persenjataan terhadap milisi afiliasi di negara-negara Arab.
Kelompok seperti Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon disebut dalam konteks ini.
Sejumlah pemerintah kawasan menuduh Iran berada di balik dukungan terhadap kelompok-kelompok tersebut.
Para menteri juga memperingatkan potensi gangguan terhadap jalur pelayaran internasional.
Berita Terkait
-
Ramadan di Wisconsin
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel