-
John Herdman menemui Jay Idzes di Italia untuk membangun kedekatan emosional skuad.
-
Jay Idzes merasa sangat optimistis dengan ide segar pelatih baru Timnas Indonesia.
-
Debut John Herdman akan tersaji pada laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts.
Suara.com - Kehadiran pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menunjukkan dampak bahkan sebelum tim benar-benar bertanding. Salah satu yang paling merasakan efeknya adalah sang kapten, Jay Idzes.
Bek yang merumput di Eropa itu secara terbuka mengaku terkesan dengan cara Herdman membangun kedekatan dengan para pemain.
Bukan sekadar komunikasi biasa, pendekatan yang dilakukan dinilai punya sentuhan personal yang kuat.
Diketahui, John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026, menggantikan posisi Patrick Kluivert.
Sejak saat itu, ia langsung bergerak aktif menjalin hubungan dengan skuad Garuda, termasuk pemain-pemain yang berkarier di luar negeri.
Salah satu langkah yang mencuri perhatian adalah ketika Herdman menyempatkan diri terbang ke Eropa dan menemui langsung Idzes di Italia.
Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi sang kapten.
"Kami memiliki pelatih baru saat ini, John Herdman, dan saya sangat optimistis. Saya sudah berbicara dengannya beberapa kali," kata Jay Idzes dalam wawancara di Sassuolo.
"Dia pernah ke Eropa dan datang ke Italia untuk menemui saya di sini. Dan saya sangat optimis, saya benar-benar senang dengan caranya mendekati pemain tim nasional," ujar Jay Idzes menambahkan.
Baca Juga: Ekspresi Elkan Baggott Jadi Sorotan usai Kembali Gabung Timnas Indonesia
Tak hanya kepada Jay Idzes, pendekatan serupa juga dilakukan kepada sejumlah pemain lain, baik yang bermain di luar negeri maupun di kompetisi domestik.
Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Herdman ingin membangun fondasi tim dari kedekatan dan kepercayaan.
Bagi Idzes, kesan pertama terhadap sang pelatih begitu positif. Ia melihat ada banyak ide segar yang bisa membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
"Saya rasa dia punya banyak hal positif yang diutarakan. Dia juga memiliki banyak ide bagus dan saya menantikan untuk bekerja sama dengannya beserta staf pelatih yang baru," ia menjelaskan.
Dalam waktu dekat, kolaborasi tersebut akan langsung diuji di FIFA Series 2026. Turnamen ini akan diikuti empat negara dari konfederasi berbeda: Indonesia, St. Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Maret 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara
-
Empat Pemain Persija Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Pelatih Brasil Bereaksi
-
Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?
-
Polemik Status Warga Negara Dean James Masuk Laporan KNVB
-
Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Ekspresi Elkan Baggott Jadi Sorotan usai Kembali Gabung Timnas Indonesia
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Beckham Putra Tunda Mudik Demi Timnas Indonesia, Siap Jawab Kepercayaan John Herdman
-
Mengenal Staf Kepelatihan John Herdman: Dari Eks Asisten Kluivert hingga Talenta Lokal