- Pelatih John Herdman menunjuk Maeve Glass, wanita Kanada, sebagai staf administrasi Timnas Indonesia.
- Glass dikenal sebagai 'pahlawan tak terlihat' Kanada atas perannya dalam perolehan Emas Olimpiade.
- Ia terlibat dalam ratusan pertandingan internasional Kanada sejak tahun 2006 sebagai manajer tur dan perlengkapan.
Suara.com - Pelatih John Herdman menambah daftar asistennya di Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu dikabarkan menunjuk wanita asal Kanada, Maeve Glass sebagai staf administrasi.
"PSSI baru saja menunjuk Maeve Glass masuk dalam staff kepelatihan Timnas Indonesia," tulis keterangan akun @gilabola_ina
Sosok Maeve Glass tak bisa dipandang sebelah mata. Ia dianggap sebagai 'pahlawan tak terlihat' Kanada saat meraih Emas Olimpiade.
Perempuan asal Vancouver ini menjadi sosok kunci di balik berbagai prestasi besar Kanada di panggung internasional.
Maeve Glass memulai perjalanannya di dunia sepak bola sejak usia 14 tahun.
Glass kemudian bergabung sebagai staf tim nasional pada 2006, mengemban tugas sebagai equipment manager hingga tour manager dalam berbagai turnamen besar dunia.
“Ia bekerja di balik layar, tetapi dampaknya terasa langsung pada performa tim,” tulis laporan federasi sepak bola Kanada.
Selama lebih dari satu dekade, Glass terlibat dalam hampir seluruh pertandingan internasional timnas wanita Kanada.
Kariernya mencakup keikutsertaan dalam empat Olimpiade, termasuk Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir dengan medali emas bersejarah.
Baca Juga: Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
Glass juga ambil bagian dalam tiga edisi Piala Dunia Wanita dan Piala Dunia 2022 bersama Timnas Kanada.
Secara total, Glass terlibat dalam 224 dari 225 pertandingan internasional tim sejak 2008 hingga 2021.
Dedikasi panjang ini menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh di balik layar sepak bola Kanada.
Pengabdiannya diakui secara resmi saat ia menerima penghargaan bergengsi dari federasi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa dalam perkembangan sepak bola Kanada,” ujar pernyataan resmi.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey