- Direktur Go Ahead Eagles, Jan-Willem van Dop, kesal atas tuntutan NAC Breda agar laga diulang terkait status Dean James.
- Van Dop menyatakan status kewarganegaraan Dean James adalah Belanda berdasarkan verifikasi data resmi bersama pemain tersebut.
- Wouter Foppen mengkritik permintaan pengulangan laga 0-6 karena dianggap tidak masuk akal dan mendesak KNVB segera bersikap.
Suara.com - Ketegangan memuncak dalam polemik status Dean James.
Direktur Go Ahead Eagles, Jan-Willem van Dop, meluapkan kemarahannya terhadap NAC Breda yang menuntut laga diulang.
“Ya tentu saja saya kesal. Memangnya menurut Anda bagaimana?” kata Van Dop usai kekalahan dari FC Utrecht seperti dilansir dari Nacfans.nl
Van Dop menilai tuntutan NAC tidak berdasar dan memilih tidak melayani perdebatan panjang.
Van Dop bahkan mengaku langsung memutus percakapan saat NAC membawa kasus ini ke KNVB.
“Saya bilang, percakapan ini akan sangat singkat. Silakan saja, saya tidak mau berdebat. Mereka bebas melakukan apa yang mereka mau,” tegasnya.
Menurutnya, status Dean James sudah jelas sebagai warga Belanda. van Dop mengaku telah memeriksa langsung data resmi bersama sang pemain.
“Kami login ke sistem pemerintah, dan tertulis jelas, kewarganegaraan Belanda,” ujarnya.
Meski begitu, van Dop memahami posisi NAC yang tengah berjuang menghindari degradasi.
Baca Juga: Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
“Saya mengerti mereka akan mencoba segala cara,” katanya.
Van Dop juga menyindir balik rivalnya dengan mengungkit kasus lama.
“NAC sendiri pernah melanggar aturan pemain non-Uni Eropa dan hanya kena denda. Kalau sekarang kami didenda, silakan saja. Tapi kalau harus ulang pertandinga, kami akan melawan balik,” ucapnya, dengan nada kesal.
Perdebatan soal kelayakan bermain James kini menjadi topik panas di berbagai forum media di Belanda.
Pengamat klub Go Ahead Eagles, Wouter Foppen, menilai polemik ini sudah melebar terlalu jauh.
Foppen mengkritik keras permintaan NAC Breda yang menginginkan pertandingan ulang usai dikalahkan 0-6 dari Go Ahead.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol