- Timnas Indonesia memperkuat staf pelatih dengan dua fisioterapis asing baru, Lachlan Fooks dan James Gardiner.
- Staf kepelatihan kini terdiri dari profesional dari tujuh negara, mencerminkan pendekatan global John Herdman.
- John Herdman memadukan staf asing dengan fisioterapis lokal untuk adaptasi dan pemahaman kultur sepak bola Indonesia.
Suara.com - Persiapan Timnas Indonesia di tengah upaya tampil bagus di ajang FIFA Series 2026 semakin matang seiring dengan lengkapnya susunan tim kepelatihan di bawah komando John Herdman.
Kekuatan staf pendukung di balik layar Skuad Garuda belakangan mendapat tambahan amunisi berharga dengan bergabungnya dua orang fisioterapis asing.
Kehadiran tenaga medis profesional ini dipastikan akan mendongkrak kualitas penanganan fisik dan pemulihan cedera para pemain di level internasional.
Dua sosok ahli yang baru saja merapat tersebut adalah Lachlan Fooks yang berasal dari Australia dan James Gardiner yang berpaspor Irlandia.
Kabar gembira mengenai bergabungnya mereka ke dalam tim nasional telah diumumkan secara langsung melalui akun media sosial pribadi masing-masing.
Keduanya mengungkapkan rasa antusiasme yang luar biasa untuk bisa menjadi bagian penting dari perjalanan baru persepakbolaan Indonesia.
Menariknya, staf medis tim nasional tidak hanya mengandalkan tenaga ahli dari luar negeri saja.
Dua nama fisioterapis lokal yang sudah tidak asing lagi yakni Firdausi Kahfi dan Titus Argatama juga turut dilibatkan untuk melengkapi susunan tim medis.
Bergabungnya tenaga ahli dari Australia dan Irlandia ini membuat komposisi staf kepelatihan Timnas Indonesia kini diisi oleh para profesional dari tujuh negara berbeda.
Baca Juga: Begitu Bertenaga, John Herdman Terkesan dengan Lagu Indonesia Raya
Negara-negara yang menyumbangkan tenaga ahlinya meliputi Inggris, Indonesia, Kanada, Afrika Selatan, Slovakia, Australia, dan juga Irlandia.
Keberagaman latar belakang kebangsaan ini dinilai sebagai sebuah kekuatan utama sekaligus cerminan dari pendekatan global yang sedang coba diterapkan oleh pelatih kepala.
Bagi seorang John Herdman, menciptakan keseimbangan di dalam susunan staf kepelatihan adalah salah satu kunci paling mendasar untuk meraih kesuksesan.
Ia memiliki visi besar untuk memadukan tingginya jam terbang internasional para staf asing dengan pemahaman mendalam tenaga lokal terhadap kultur sepak bola Tanah Air.
Beberapa staf asing yang didatangkan bahkan merupakan sosok-sosok kepercayaan yang sudah pernah bekerja sama dengannya di masa lalu.
Pemilihan orang-orang terdekat ini sengaja dilakukan untuk mempermudah proses adaptasi serta penerapan filosofi dan metodologi permainan yang ia inginkan.
Berita Terkait
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030
-
John Herdman: Saya Memikirkan Marselino dan Miliano
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu