- Pelatih John Herdman sangat terkesan dengan atmosfer yang diciptakan suporter Timnas Indonesia di GBK pada laga debutnya.
- Ia secara khusus meminta para fans untuk datang dan memberikan 'teror' mental kepada Timnas Bulgaria di laga final.
- Herdman membandingkan aura magis GBK dengan stadion-stadion legendaris di Inggris seperti Old Trafford dan St James' Park.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara terbuka meminta para penggemar untuk memberikan 'teror' mental kepada Timnas Bulgaria jelang laga final FIFA Series 2026.
Dukungan penuh dari para Fans Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) diyakini bisa menjadi senjata ampuh untuk meruntuhkan kepercayaan diri skuad lawan.
Permintaan khusus ini dilontarkan sang pelatih setelah ia merasakan langsung magis atmosfer stadion saat melakoni laga debutnya bersama skuad Garuda.
Juru taktik asal Inggris tersebut mengaku sangat terkesima dengan dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh para suporter saat timnya membantai Saint Kitts and Nevis 4-0 pada Jumat (27/3/2026) lalu.
Meski saat itu stadion belum terisi penuh, gemuruh suara yang tercipta sudah cukup membuat sang arsitek terpukau.
Ia bahkan tak ragu membandingkan aura magis GBK dengan stadion-stadion legendaris dunia seperti Old Trafford milik Manchester United dan St James' Park kebanggaan Newcastle United.
"Untuk suporter, saya benar-benar terkesan. Saya pernah berada di banyak stadion dunia seperti Old Trafford dan St James’ Park," kata John Herdman kepada awak media.
"Tapi atmosfer kemarin sangat spesial. Rasanya seperti 'gunung berapi'. Itu luar biasa, bahkan dengan 26 ribu penonton saja," ujarnya.
Herdman kini sangat penasaran untuk bisa merasakan atmosfer yang jauh lebih meledak-ledak jika stadion dipenuhi oleh lebih banyak suporter.
Baca Juga: Utak Atik Duel Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Ujian di Semua Lini
Menghadapi tim kuat sekelas Bulgaria, sang pelatih berharap 'pemain ke-12' bisa memberikan tekanan psikologis yang intens kepada tim tamu.
"Saya tidak sabar merasakan energi penuh stadion. Kami sangat merasakan dan mengambil energi dari para suporter. Kami butuh mereka untuk membantu kami."
"Bulgaria adalah tim kuat, jadi kami berharap suporter bisa memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami," tutupnya.
Di sisi lain, kemenangan meyakinkan di laga perdana telah memberikan suntikan moral yang sangat positif di dalam ruang ganti tim.
"Saat memainkan laga kandang pertama, selalu ada antusiasme tersendiri. Mendapatkan kemenangan untuk para suporter menghadirkan energi dan suasana yang sangat positif di dalam tim," kata John Herdman kepada awak media.
"Para pemain merasa percaya diri, tapi kami tetap rendah hati dan fokus pada pekerjaan," lanjutnya.
Kini, Timnas Indonesia menargetkan hasil maksimal sekaligus mempersembahkan kemenangan bersejarah atas wakil Eropa bagi para pendukung setia mereka.
Berita Terkait
-
John Herdman Bandingkan Atmosfer GBK dengan Old Trafford, Lebih Riuh Mana?
-
Adu Market Value Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Garuda Lebih Unggul?
-
Mesin Gol di Timnas Indonesia Junior, Ini Statistik Jens Raven yang Dipanggil John Herdman
-
Bantai Lawan Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Bulgaria Punya 3 Pemain Berbahaya
-
4 Bintang Persija Bersinar Bersama Timnas Indonesia, Jordi Amat Bongkar Rahasianya
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil