- Pelatih John Herdman memuji Calvin Verdonk sebagai pemain serba bisa karena kemampuannya bertahan dan menyerang.
- Pujian diberikan setelah Verdonk bermain sebagai gelandang bertahan dan serang dalam laga final FIFA Series 2026.
- Pertandingan melawan Bulgaria di GBK tersebut berakhir dengan kekalahan Indonesia dengan skor akhir 0-1.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian kepada Calvin Verdonk yang dinilainya sebagai pemain serba bisa.
Menurutnya, Verdonk tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu mengatur permainan serta berkontribusi dalam serangan.
Pujian tersebut disampaikan Herdman setelah menempatkan Verdonk bermain lebih maju pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/1/2026).
Pada pertandingan itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1.
"Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplet. Ia punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik," kata Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan usai.
Dalam laga tersebut, Verdonk menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai gelandang bertahan dan juga gelandang serang dengan peran nomor 10.
Peran di lini tengah ini mulai dijalani Verdonk sejak masa kepelatihan Patrick Kluivert. Sebelumnya, saat masih dilatih Shin Tae-yong, ia lebih sering dimainkan sebagai bek sayap kiri maupun bek tengah.
Perubahan posisi ini menunjukkan fleksibilitas Verdonk yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan tim, sekaligus menjadi salah satu opsi penting bagi Herdman dalam meramu strategi permainan Timnas Indonesia.
(Antara)
Baca Juga: Timnas Indonesia Jadi Runner-up FIFA Series, Sumardji Ingatkan John Herdman 'Chemistry'
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Jadi Runner-up FIFA Series, Sumardji Ingatkan John Herdman 'Chemistry'
-
Justin Hubner Soroti Pola Pikir John Herdman, Optimis Garuda Bisa Terbang Tinggi
-
Erick Thohir Sebut Permainan Timnas Indonesia era John Herdman Berkelas
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS