Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:17 WIB
Sumardji dalam konferensi pers soal hasil SEA Games 2025. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nz)
Baca 10 detik
  • Ketua BTN Sumardji menekankan pentingnya John Herdman membangun kekompakan tim Indonesia secara bertahap.
  • Timnas Indonesia menjadi 'runner-up' FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di SUGBK.
  • Kekompakan tim dinilai kunci utama keberhasilan mencapai target lolos Piala Dunia 2030.

Suara.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengingatkan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk terus membangun kekompakan tim atau chemistry antarpemain.

Hal tersebut disampaikan Sumardji setelah Timnas Indonesia menutup ajang FIFA Series 2026 sebagai runner-up, usai kalah 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026).

"Terutama yang harus kita yang harus saya sampaikan kepada Coach John adalah bagaimana membangun chemistry ini dengan tahapan-tahapan yang memang harus dijalankan," kata Sumardji saat ditemui awak media setelah pertandingan usai.

Menurut Sumardji, kekompakan tim menjadi faktor penting yang harus dibangun secara bertahap oleh Herdman. Ia menilai, jika chemistry sudah terbentuk dengan baik, maka peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030 akan semakin terbuka.

Sebelum mengejar target tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan tampil di sejumlah ajang penting, seperti Piala ASEAN 2026, Piala Asia 2027, serta pertandingan internasional dalam kalender FIFA Match Day.

"Karena jujur saja, kunci keberhasilan John dalam timnas kita membawa anak-anak ini, perjalanan yang cukup panjang ini menuju ke Piala Dunia lolos 2030, itu adalah harus bisa membangun chemistry ini dengan betul-betul step by step dengan baik. Itu penting sekali," ucap Sumardji.

"Ketika nanti chemistry dan hati para pemain semuanya bisa terambil oleh Coach John, akan lebih memudahkan lagi Coach John untuk meramu tim ini menjadi sesuatu hal yang akan bisa lebih baik lagi," kata dia.

Pada pertandingan tersebut, Bulgaria meraih kemenangan lewat gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38, setelah Kevin Diks melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak penalti.

(Antara)

Baca Juga: Justin Hubner Soroti Pola Pikir John Herdman, Optimis Garuda Bisa Terbang Tinggi

Load More