-
Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti lawan Bosnia.
-
Kartu merah Alessandro Bastoni pada babak pertama membuat Italia kesulitan mempertahankan keunggulan gol.
-
Kekalahan ini memastikan Italia absen dalam tiga edisi beruntun turnamen Piala Dunia.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola internasional setelah raksasa Eropa kembali terjatuh dalam lubang kegagalan Timnas Italia.
Timnas Italia dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Piala Dunia 2026 mendatang.
Kepastian pahit ini didapat setelah pasukan Gli Azzurri menyerah di tangan Bosnia dan Herzegovina melalui drama adu penalti.
Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Italia yang harus absen dalam tiga edisi turnamen sepak bola terbesar sejagat secara berturut-turut.
Stadion Bilino Polje menjadi saksi bisu kehancuran ambisi besar juara Euro 2020 tersebut pada Rabu dini hari.
Petaka Kartu Merah Alessandro Bastoni
Pertandingan yang menentukan nasib kedua negara tersebut berlangsung sangat sengit sejak peluit pertama dibunyikan.
Eksistensi Italia sebenarnya sempat memberikan harapan besar bagi para pendukungnya di menit awal pertandingan.
Gol pembuka berhasil tercipta pada menit ke-15 berawal dari kesalahan fatal yang dilakukan penjaga gawang tuan rumah.
Baca Juga: Turki Akhiri Penantian 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
Bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna mendarat tepat di kaki Nicolo Barella yang berada dalam posisi strategis.
Barella kemudian mengirimkan umpan matang kepada Moise Kean yang berdiri bebas untuk menceploskan bola ke gawang lawan.
Keunggulan satu gol tersebut membuat kepercayaan diri anak asuh Gennaro Gattuso sempat melambung tinggi di lapangan.
Namun petaka bagi tim tamu mulai muncul saat laga memasuki babak pertama tepatnya pada menit ke-40.
Alessandro Bastoni terpaksa harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapatkan kartu merah langsung dari wasit.
Bek andalan tersebut dianggap melakukan pelanggaran keras sebagai orang terakhir yang menghambat laju penyerang Bosnia dan Herzegovina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?