- Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, membela Alessandro Bastoni yang dikritik publik akibat kegagalan Italia menuju Piala Dunia 2026.
- Bastoni dinilai sebagai penyebab kekalahan Italia dari Bosnia dan Herzegovina setelah menerima kartu merah pada 1 April lalu.
- Lautaro tetap mengapresiasi dedikasi rekan setimnya dan menegaskan bahwa penurunan performa adalah dinamika wajar bagi seorang pemain profesional.
Suara.com - Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, memberikan pembelaan terbuka terhadap rekan setimnya, Alessandro Bastoni. Bek timnas Italia tersebut tengah dihujani kritik tajam dan cemoohan menyusul kegagalan Gli Azzurri melaju ke Piala Dunia 2026.
Bastoni dituding sebagai penyebab utama tersingkirnya Italia setelah kandas di babak play-off kualifikasi zona Eropa. Menanggapi tekanan tersebut, pemain berjuluk El Toro ini menegaskan bahwa fluktuasi performa adalah bagian dari dinamika pesepak bola.
“Kami telah menghabiskan bertahun-tahun menjaga Inter di puncak dan kami tidak boleh membiarkan diri kami berhenti. Kami menerima kritik, tetapi penurunan performa bisa terjadi,” ujar Lautaro Martinez melalui laman resmi Inter.
Lautaro menekankan bahwa skuad Nerazzurri selalu berupaya keras dalam latihan untuk melampaui batas kemampuan mereka. Ia mengaku tetap bangga bersanding dengan Bastoni serta penggawa timnas Italia lainnya di klub.
“Kami berlatih setiap hari untuk mendorong diri kami lebih jauh dan memberikan yang terbaik. Saya sangat bangga menyebut mereka sebagai rekan satu tim saya,” imbuhnya.
Kritik publik Italia memuncak setelah Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-41 dalam laga krusial melawan Bosnia dan Herzegovina, 1 April lalu. Bermain dengan sepuluh orang, Italia akhirnya takluk lewat adu penalti 1-4 setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.
Meski Bastoni dijadikan kambing hitam, Lautaro Martinez tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pemain Inter yang membela tim nasional. Menurutnya, kegagalan tidak lantas menghapus kerja keras yang telah mereka berikan.
“Para pemain Italia tidak pergi ke Piala Dunia, tetapi mereka bekerja dengan kepala tegak dan memberikan segalanya — mereka adalah contoh dan kita dapat melihatnya,” pungkas Lautaro.
(Antara)
Baca Juga: Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
Berita Terkait
-
Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
-
Drama 7 Gol di Giuseppe Meazza! Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Bantai AS Roma 5-2
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC
-
Kata-kata Pemain Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar