- Pelatih John Herdman secara blak-blakan meminta PSSI menempatkan pelatih dengan kualitas terbaik untuk menangani pemain usia muda, khususnya U-15 dan U-17.
- Herdman menilai tantangan melatih pemain muda jauh lebih sulit karena pelatih harus jeli melihat potensi dasar yang belum terlihat jelas.
- Ketua Umum PSSI Erick Thohir merespons positif masukan tersebut dan siap memberikan dukungan penuh bersama Direktur Teknik Alexander Zwiers.
Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan menyampaikan pandangan kritisnya langsung di hadapan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Juru taktik asal Inggris tersebut menyoroti betapa krusialnya sektor pembinaan usia dini bagi masa depan sepak bola Tanah Air.
Gagasan tajam ini dilontarkannya usai memimpin Skuad Garuda merampungkan agenda turnamen internasional bertajuk FIFA Series 2026 baru-baru ini.
Dalam pertemuan strategis tersebut, sang pelatih menegaskan bahwa fondasi tim nasional yang kuat tidak bisa dibangun secara instan hanya dari level senior.
Menurut pandangannya, kunci utama untuk menjaga konsistensi prestasi di kancah global justru berakar kuat dari sistem pengembangan akar rumput yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, ia secara berani mendesak federasi untuk mulai menempatkan sosok pelatih dengan kualifikasi terbaik justru pada kelompok umur yang paling muda.
"Pelatih terbaik seharusnya ditempatkan di kelompok usia muda," kata John Herdman dilansir dari unggahan Instagram Erick Thohir.
"Khususnya di level U-17 dan U-15," tambahnya memberikan penekanan khusus pada rentang usia krusial tersebut.
Mantan arsitek Timnas Kanada ini menilai bahwa melatih pemain muda memiliki tingkat kerumitan dan kompleksitas yang jauh lebih tinggi.
Baca Juga: Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal
Seorang pelatih di level ini dituntut untuk memiliki kejelian tingkat tinggi dalam mengidentifikasi bakat mentah atlet yang belum sepenuhnya mekar.
"Pelatih terbaik sering kali bekerja dengan pemain yang levelnya paling dasar," terangnya.
"Dengan potensi yang belum terlihat jelas, di situ tantangan sebenarnya," lanjut Herdman membeberkan alasan teknisnya.
Masukan tegas dan konstruktif dari sang pelatih rupanya langsung mendapat sambutan yang sangat positif dan tangan terbuka dari Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI tersebut menyatakan bahwa gagasan itu sangat sejalan dengan visi besar federasi dalam membangun ekosistem sepak bola nasional.
Dukungan penuh juga dipastikan akan mengalir dari Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, guna merealisasikan program pembinaan jangka panjang tersebut.
Berita Terkait
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Patrick Kluivert Akhirnya Kembali ke Indonesia, Masyarakat Diminta Jangan Menghina
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari