- Eks pemain PSM, Wiljan Pluim, menyebut agen pemain punya peran besar di balik skandal paspoortgate yang menimpa pemain Timnas Indonesia di Belanda.
- Pluim menilai para pemain diaspora diberikan janji manis bahwa masalah paspor tidak akan ketahuan selama tidak dibicarakan ke publik.
- Pluim bersyukur pernah menolak tawaran naturalisasi karena sejak awal ia tidak mendapat kejelasan hukum terkait risiko kehilangan paspor Belandanya.
Suara.com - Skandal paspoortgate yang menimpa sejumlah penggawa Timnas Indonesia di Liga Belanda kini memasuki babak baru usai Wiljan Pluim buka suara.
Mantan gelandang PSM Makassar tersebut secara blak-blakan menyoroti peran agen di balik polemik status kewarganegaraan para pemain diaspora.
Hal tersebut diungkapkan oleh pesepak bola asal Belanda ini saat menjadi bintang tamu dalam siniar milik saluran olahraga ESPN Belanda bertajuk Tekengeld.
Perbincangan tersebut secara khusus mengulas nasib apes yang menimpa pemain seperti Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Tim Geypens.
Keempat pilar skuad Garuda tersebut diketahui sempat dibekukan sementara oleh klubnya masing-masing akibat ketidakjelasan status paspor dan izin kerja.
Melihat fenomena yang sedang ramai diperbincangkan di negara asalnya itu, Wiljan Pluim menilai ada andil besar dari pihak perantara atau agen pemain.
Menurut pengamatannya, para pemain keturunan kerap kali diberikan janji-janji manis yang mengabaikan besarnya risiko administratif di kemudian hari.
"Saya pikir itu semua pada akhirnya terjadi dengan sedikit janji palsu. Dan berawal dari 'yah, kamu tahu... selama kamu tidak membicarakannya, tidak akan ketahuan dan tidak ada yang membahasnya, dan kamu bisa eh, menjalani urusanmu dengan normal'," kata Wiljan Pluim dikutip dari kanal YouTubel ESPN NL, Jumat (10/4/2026).
Sang pemain veteran tersebut meyakini bahwa agen yang mengurus proses perpindahan kewarganegaraan memiliki tanggung jawab besar atas kekacauan ini.
Baca Juga: Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
"saya sendiri terutama berpikir bahwa itu, bahwa dari federasi Indonesia, hal ini memang terjadi dengan kebijakan pembiaran," kata Pluim.
"Dengan Piala Dunia mendatang, di mana mereka ingin lolos kualifikasi, mereka pada akhirnya mungkin telah menjanjikan hal-hal yang mungkin mereka juga tidak menyangka pada akhirnya bakal menimbulkan masalah."
Pluim sendiri sejatinya pernah mendapatkan tawaran langsung dari federasi dan klub untuk mengambil paspor Indonesia karena ia sudah berkarier sejak tahun 2016.
Tawaran tersebut sangat menggiurkan karena dengan berstatus WNI, ia bisa mengisi kuota pemain lokal dan membebaskan slot pemain asing bagi klub.
Namun, ia memutuskan untuk menolak tawaran tersebut karena tidak mendapatkan kejelasan hukum mengenai status paspor Belandanya.
"Jadi, saat itu saya akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya, juga karena semua yang sedang terjadi sekarang. Saya sebenarnya tidak bisa mendapatkan kejelasan dari mana pun tentang situasinya," ucap Pluim.
Berita Terkait
-
3 Klub Eropa Dirumorkkan Ingin Boyong Eliano Reijnders dari Persib
-
Kurniawan Berikan Update Terkini Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Jadwal Lengkap dan Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026
-
Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
-
Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Labirin Birokrasi Mau Dipangkas,UMKM Tak Perlu Pusing Cari Layanan
-
Gubernur Sulsel: Tidak Ada Kenaikan Pajak
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Perubahan Rute Transjakarta Selama Demo di Gedung DPR RI
-
Ikan 'Kiamat' Terdampar di Pantai Pink Lombok, Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
FMN UI Serukan Demo di Istana Hari Ini, Bawa Sejumlah Tuntutan ke Pemerintah
-
Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik
-
7 Cara Menghubungkan Smart TV ke Wi-Fi Rumah untuk Nonton YouTube hingga Netflix
-
Jelang Demo di DPR, Aparat Amankan Sejumlah Terduga Penyusup Sejak Malam